Fakfak Jadi Magnet Edukasi Pala, 15 Pekebun Teluk Bintuni Berguru Teknik Budidaya Pala Tomandin

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024 - 14:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

15 pekebun dari Teluk Bintuni hadir sebagai peserta pada pelatihan intensif teknik budidaya Pala Tomandin Senin (16/12/2024) di Hotel Fakfak

15 pekebun dari Teluk Bintuni hadir sebagai peserta pada pelatihan intensif teknik budidaya Pala Tomandin Senin (16/12/2024) di Hotel Fakfak

tagarutama.com, Fakfak – Kabupaten Fakfak kembali menunjukkan posisinya sebagai pusat unggulan budidaya pala di Papua Barat. Sebanyak 15 pekebun dari Teluk Bintuni hadir di Fakfak, Senin (16/12/2024), untuk mengikuti pelatihan intensif teknik budidaya Pala Tomandin, komoditas andalan Fakfak yang telah menembus pasar internasional. Bertempat di Hotel Fakfak, kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni dengan dukungan penuh dari Dinas Perkebunan Fakfak.

Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam menjembatani transfer ilmu dan teknologi antara dua kabupaten, sekaligus menguatkan posisi Pala Tomandin sebagai simbol kolaborasi dan inovasi perkebunan di Papua Barat.

Sekretaris Dinas Perkebunan Kabupaten Teluk Bintuni, Yanuarius Baru, S.Hut., menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas perkebunan pala di wilayahnya.

“Kami hadir dengan 15 petani untuk mempelajari langsung cara budidaya pala Fakfak. Informasi yang kami dapatkan dari berbagai media menunjukkan bahwa Pala Tomandin memiliki keunggulan komparatif yang luar biasa. Kami ingin menjadikan pengalaman ini sebagai dasar pengembangan komoditas pala di Teluk Bintuni agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di seluruh Papua Barat,” ujarnya.

Baca juga : Pala Tomandin Fakfak: Menjaga Warisan Lokal untuk Menembus Pasar Global

Menurut Yanuarius, sinergi ini berawal dari kunjungan silaturahmi pihaknya ke Fakfak yang memberikan banyak pelajaran berharga. “Kami belajar dari perkembangan pala di Fakfak, mulai dari teknik budidaya hingga pascapanen. Fakfak bahkan sudah memiliki pengusaha yang mampu menembus pasar ekspor. Ini menjadi motivasi besar bagi kami,” tambahnya.

Baca Juga :  KAMMI Fakfak Gelar Diskusi Inspirasi Tokoh: Pendidikan sebagai Kunci Transformasi SDM Menuju Generasi Emas 2045
Transfer ilmu dan teknologi antara dua kabupaten, sekaligus menguatkan posisi Pala Tomandin sebagai simbol kolaborasi dan inovasi perkebunan di Papua Barat. Kegiatan ini di Fasilitasi oleh Dinas Perkebunan Fakfak.
Transfer ilmu dan teknologi antara dua kabupaten, sekaligus menguatkan posisi Pala Tomandin sebagai simbol kolaborasi dan inovasi perkebunan di Papua Barat. Kegiatan ini di Fasilitasi oleh Dinas Perkebunan Fakfak.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyambut hangat rombongan dari Teluk Bintuni. Ia menekankan pentingnya berbagi ilmu dan teknologi demi kemajuan bersama.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan para pekebun dari Teluk Bintuni. Ini adalah momen untuk mempererat hubungan sekaligus bersama-sama mengembangkan komoditas unggulan yang dapat meningkatkan daya saing wilayah Papua Barat,” ungkap Widhi.

Selama pelatihan, para peserta dibekali materi mengenai pemilihan bibit unggul Pala Tomandin, teknik perawatan, pengendalian hama dan penyakit, hingga pengolahan hasil panen. Tim dari Dinas Perkebunan Fakfak juga telah menyiapkan modul dan referensi untuk mendukung implementasi di lapangan.

“Ilmu yang kami bagikan diharapkan dapat langsung diterapkan di lahan masing-masing peserta. Kami optimis ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian pekebun di Bintuni,” tambah Widhi.

Baca Juga :  BNI Fakfak dan Dinas Perkebunan Wujudkan Program Pala Unggul: Serahkan 1.400 Bibit ke Kelompok Uhkanda Tetar dan Buka Rekening Pekebun

Tidak hanya teori, peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan pada Selasa (17/12/2024). Agenda kunjungan meliputi kebun bibit di Air Besar, penangkaran pala Prima Karya, blok penghasil tinggi Pala Tomandin di Kadamber, serta berinteraksi dengan pekebun lokal. Mereka juga akan mengunjungi Global Spices Papua, perusahaan pengolah pala berkualitas ekspor.

“Dengan mengunjungi lokasi-lokasi strategis ini, peserta dapat memahami rantai produksi secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bibit hingga produk siap ekspor,” jelas Widhi.

Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan antusiasmenya. “Kami merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Ilmu yang kami dapatkan akan menjadi modal besar untuk meningkatkan hasil panen dan kualitas pala di Bintuni,” katanya.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi antarwilayah dalam memajukan sektor perkebunan di Papua Barat. Fakfak, sebagai pionir budidaya Pala Tomandin, membuktikan bahwa inovasi lokal mampu memberikan dampak signifikan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif lain untuk meningkatkan kualitas dan daya saing komoditas strategis, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat pekebun. Fakfak semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat edukasi dan pengembangan pala unggulan di Papua Barat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI
Perkuat Citra Kota Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Hadirkan Ikon Selfie Buah Pala Tomandin
Kadis Perkebunan Fakfak: Program Pala Unggul 1.000 Hektare Bukan Sekadar Bantuan, tetapi Investasi Masa Depan Petani OAP
Pemkab Fakfak Resmi Buka Program Peminatan Pala Unggul 1.000 Hektare Tahun 2026, Ini Persyaratannya
Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak
Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI
Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih
Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:40 WIT

Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:10 WIT

Perkuat Citra Kota Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Hadirkan Ikon Selfie Buah Pala Tomandin

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:32 WIT

Pemkab Fakfak Resmi Buka Program Peminatan Pala Unggul 1.000 Hektare Tahun 2026, Ini Persyaratannya

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:19 WIT

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIT

Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI

Berita Terbaru