Akhir 2024, Pala Tomandin Akan Diekspor Langsung Dari Fakfak Oleh Papua Global Spies. 

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 03:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Rapat Konsolidasi Dinas Perkebunan bersama stakeholder terkait dalam upaya ekspor pala di akhir 2024

Foto. Rapat Konsolidasi Dinas Perkebunan bersama stakeholder terkait dalam upaya ekspor pala di akhir 2024

tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Fakfak mendorong terus Papua Global Spies agar dapat mengekspor Pala Tomandin langsung dari Fakfak. Hal ini dibuktikan dengan dilakukan fasilitasi terpadu dengan mengundang stakeholder terkait yang berkaitan dengan ekspor pala seperti pihak Bea Cukai, Karantina, KSOP Fakfak, eksportir Papua Global Spies, Yayasan kaleka dan beberapa pelaku bisnis pala di Fakfak yang cukup terkenal.

Agenda rapat Fasilitasi terpadu ini dilaksanakan hari Selasa (3/09/2024) di ruang rapat Dinas Perkebunan dan dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT.

” Maksud digelarnya rapat konsolidasi ini yang bertujuan agar target ekspor pala dari Fakfak yang direncanakan akhir tahun 2024 nantinya bisa berjalan dengan baik dengan menginventarisasi berbagai kendala yang menjadi persyaratan mutlak ekspor dan juga memastikan mutu dan kualitas produk pala siap ekspor terjamin, standar produk, dukungan regulasi, packeging, mekanisme dalam ekspor, tata Kelola ekspor serta target produk pala siap ekspor dapat memenuhi”, ujar Plt. Kepala Dinas Perkebunan.

Sementara dalam acara ini, perwakilan dari bea cukai Alfian sangat mendukung penuh rencana ekspor langsung terhadap produk pala Fakfak apalagi pala telah menjadi komoditas unggulan daerah Fakfak. Minimal menjadi peluang pasar baru.

” Beberapa hal penting yang perlu didiskusikan adalah kendala ekspor kaitan dengan kontainer ekspor yang spesifik. Karena berbeda dengan kontainer biasa yang perlu komunikasi dengan pihak Karantina. Juga memperhatikan kriteria permintaan ekspor dari negara pemohon yang harus dipenuhi secara kontinyu. Pada prinsipnya kami dari pihak Bea Cukai akan melakukan pendampingan berkaitan dengan modul ekspor yang menjadi instruksi dan kode produk yang di ekspor”, Ujar Alfian.

Baca Juga :  Harga Pala Tomandin Awal Februari 2025 Stabil, Beberapa Jenis Alami Kenaikan

Demikian pula dengan stakeholder lainnya yang memberikan masukan agar sebelum diekspor memperhatikan mutu produk dan kualitas pala selalu terjaga, produk pala yang dihasilkan tidak terdapat kandungan kimia atau pestisida, kestabilan produk dan produk tersebut telah diklasifikasikan sebagai produk yang sesuai standar.

Sementara dari Papua Global Spesies sebagai pihak eksportir yang diwakili oleh Hans Sahupala mengungkapkan bahwa, ” Kami selaku eksportir berharap agar rencana ekspor berupa fulli atau bunga pala yang telah tersedia sebanyak 5 ton siap untuk diekspor bersama dengan beberapa tonase produk biji pala yang akan diekspor pada bulan Nopember nanti. Hal ini tentu membutuhkan dukungan kolaborasi dengan pelaku bisnis pala yang lain, sehingga target pemenuhan ekspor dapat mencukupi sesuai dengan kualitas pala yang di minta oleh negara China”, ungkapnya.

Foto. Dinas Perkebunan dan Beberapa stakeholder yang terkait bekerja sama guna menyukseskan ekspor pala dari Fakfak ke kancah internasional
Foto. Dinas Perkebunan dan Beberapa stakeholder yang terkait bekerja sama guna menyukseskan ekspor pala dari Fakfak ke kancah internasional

Kaitan dengan masukan yang disampaikan oleh berbagai pihak di dalam rapat konsolidasi ini, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST, MT berharap agar untuk mencapai ekspor dari Fakfak membutuhkan komitmen bersama dari pelaku bisnis.

“Kalau harga jual pala di Surabaya sama dengan di Fakfak karena kebutuhan ekspor, untuk apa produk pala kita diperdagangkan antar pulau. Kita komitmen untuk penuhi target ekspor dulu sesuai dengan standar ekpor yang di minta dengan membangun kerjasama bersama dengan pelaku bisnis yang ada di Fakfak”, ujarnya.

Ia mengajak seluruh pelaku usaha pala agar dapat membantu dan bekerjasama dalam bisnis yang saling menguntungkan.

” Tanpa ada bentuk kerjasama bisnis, sangat sulit mencapai akses ke pasar, harusnya kita semua menangkap peluang ekspor ini”, ujar kepala Dinas Perkebunan”, ujar Widhi Asmoro Jati, ST. MT.

Baca Juga : Prestasi, Dinas Perkebunan Fakfak Keluarkan 16.500 Sertifikat Bibit Pala untuk Tingkatkan Kualitas dan Nilai Ekspor

Baca Juga : Potensi Megathrust di Kabupaten Fakfak: Perlu Kewaspadaan dan Tanggap Bencana

Lanjutnya Ia sampaikan, ” Berharap adanya komitmen bersama dari para pelaku bisnis untuk menjaga kualitas usaha dan produk pala dengan memperhatikan standar untuk mencapai kualitas hasil pasca panen. Hal yang paling diingatkan kepada pelaku bisnis pala adalah dalam berbisnis juga harus membantu edukasi kepada Masyarakat penghasil pala”.

Baca Juga :  Pilar Tifa Pala & Satu Tungku Tiga Batu, Ikon Baru Kantor Perkebunan Fakfak

Cara-cara manual dalam membeli dan mengelola hasil pala sudah harus mengarah kepada bisnis yang berkualitas dan memperhatikan harga yang kompetitif dalam usaha. Pada akhirnya kita semua perlu memperhatikan pendapatan pekebun pala dengan memberikan harga yang sesuai pula untuk mereka.

Mestinya Pala tidak lagi dibeli dalam bentuk transaksi konvensional seperti harga pala mentah yang di beli dalam satuan 1.000 biji. Namun sudah berdasarkan ukuran timbangan kilogram atau harga sesuai dengan kuantitas dan kualitas produk. Sehingga Masyarakat pekebun pala pelan-pelan di edukasi untuk menjual pala mentah atau pala yang belum sempat di Kelola dalam produk yang benar-benar sudah memenuhi standar untuk di jual dalam kondisi tua dan berkualitas. Edukasi tersebut harus terus dilakukan kepada masyarakat terutama para pekebun pala guna meminimalisir pala muda yang di petik karena kualitas pala sangat berpengaruh terhadap harga.

Demikian pula ada edukasi kepada masyarakat pemilik pala untuk secara mandiri mengelola pala secara baik dan tepat dan memenuhi mutu kualitas untuk di jual mengurangi dari adanya kandungan Aflatoksin yang selama ini menjadi tantangan pala tomadin kita. (Tu.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat
Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup
BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi
Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:57 WIT

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:49 WIT

BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WIT

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:08 WIT

Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Berita Terbaru