Klarifikasi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Terkait Temuan BPK: Komitmen Perbaikan dan Langkah Konkret

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 12:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menjelaskan rencana meningkatkan PAD melalui strategi memanfaatkan potensi sumber daya lokal terutama komoditas unggulan Fakfak seperti Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menjelaskan rencana meningkatkan PAD melalui strategi memanfaatkan potensi sumber daya lokal terutama komoditas unggulan Fakfak seperti Pala Tomandin.

tagarutama.com, Fakfak – Merespons pemberitaan di media Kabarsulsel-Indonesia.com dengan judul “BPK Bongkar Kegagalan Pemerintah Kabupaten Fakfak: Pengembangan Kawasan Perkebunan Pala Sarat Masalah“, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menyampaikan klarifikasi resmi atas isu tersebut.

Apresiasi dan Komitmen Perbaikan

“Kami mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas,” ujar Widhi.

Ia menambahkan bahwa masukan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan bahan introspeksi penting dalam memperbaiki kinerja, khususnya terkait pengelolaan kawasan perkebunan pala di Fakfak.

Lebih lanjut, Widhi menjelaskan bahwa temuan BPK bersifat administratif dan mencakup periode 2021 hingga 2023, yang merupakan masa kepemimpinan sebelumnya. “Kami telah menandatangani fakta integritas untuk menindaklanjuti semua temuan tersebut dengan langkah-langkah nyata,” tegasnya.

Baca Juga : Harga Pala Tomandin Stabil Memasuki Liburan Akhir Tahun, Peluang Ekspor Fakfak Semakin Terbuka

Langkah Nyata: Penyusunan RAD dan Dokumen Strategis

Baca Juga :  Karang Taruna Saharey Bertekad Jadikan Kampung Saharey sebagai Permukiman Kampung Pinang

Salah satu rekomendasi BPK yang utama adalah penyusunan dokumen strategis untuk pengembangan komoditas pala. Dinas Perkebunan Fakfak telah mengambil sejumlah langkah konkret, di antaranya:

  1. Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengembangan Kawasan Pala, sebagai panduan strategis lima tahun ke depan. Dokumen ini akan ditetapkan melalui Peraturan Bupati, mengacu pada RPJMD Kabupaten Fakfak.
  2. Penerbitan SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-120 Tahun 2024, yang menetapkan pala sebagai komoditas unggulan daerah Fakfak.

“Dokumen RAD ini dirancang untuk menjawab tantangan sekaligus memaksimalkan potensi pala sebagai komoditas andalan daerah Fakfak,” jelas Widhi.

Kolaborasi Lintas OPD dan Pendekatan Partisipatif

Dinas Perkebunan Fakfak juga mengedepankan kolaborasi lintas OPD melalui pendekatan partisipatif, termasuk:

  • Pembentukan Tim Pengendalian Komoditas Unggulan dengan SK Bupati Fakfak Nomor 500.8–121 Tahun 2024.
  • Integrasi program berbasis nomenklatur OPD untuk menghindari tumpang tindih program sekaligus memastikan efektivitas pengelolaan komoditas pala.
Baca Juga :  Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak

Menurut Widhi, penyusunan RAD juga melibatkan hasil Musrenbang, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi.

Optimalisasi Program dan Promosi Produk Unggulan

Dinas Perkebunan Fakfak telah melaksanakan program-program pemberdayaan masyarakat, seperti:

  1. Pemberian insentif non-tunai yang langsung disalurkan ke rekening penerima.
  2. Promosi komoditas pala melalui media daring, siaran RRI, dan partisipasi dalam pameran dagang.

“Upaya ini bertujuan meningkatkan citra dan daya saing pala Fakfak, baik di pasar lokal maupun nasional,” ungkap Widhi.

Komitmen dan Optimisme Ke Depan

Dinas Perkebunan Fakfak menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK. “Kami optimis, dengan perencanaan yang matang dan implementasi konsisten, pala akan menjadi sumber pendapatan signifikan bagi masyarakat Fakfak sekaligus ikon ekonomi daerah,” pungkas Widhi.

Demikian klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab informasi kepada masyarakat Fakfak. Dinas Perkebunan Fakfak tetap berkomitmen untuk perbaikan dan  peningkatan kinerja dan layanan kepada publik secara berkelanjutan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru