Pala Tomandin Fakfak: Menjaga Warisan Lokal untuk Menembus Pasar Global

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 13:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan Fakfak bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) dan delapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala bersama untuk terus mendukung keberlanjutan dan eksistensi Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Dinas Perkebunan Fakfak bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) dan delapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala bersama untuk terus mendukung keberlanjutan dan eksistensi Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

tagarutama.com, Fakfak – Pasca perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perkebunan Nasional ke-67, Dinas Perkebunan Fakfak menggelar sarasehan sebagai bentuk refleksi dan evaluasi terhadap perkembangan komoditas unggulan Pala Tomandin Fakfak.

Acara ini berlangsung pada Rabu (11/12/2024) di ruang Pertemuan Kantor Dinas Perkebunan Fakfak dengan melibatkan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) dan delapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala yang menjadi sumber benih unggul Pala Tomandin.

Komitmen untuk Melindungi Pala Tomandin

Sarasehan ini bertujuan membahas isu-isu strategis di sektor perkebunan pala, termasuk perlindungan hak paten dan hak kekayaan intelektual (HAKI) yang telah dimiliki oleh Pala Tomandin Fakfak. Acara dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian, Arobi Hindom, S.Sos, M.Si, yang menekankan pentingnya upaya perlindungan HAKI agar manfaat ekonomi dan sosial dari Pala Tomandin dapat terus dinikmati oleh masyarakat Fakfak.

“Pala Tomandin tidak hanya menjadi identitas kita, tetapi juga kekuatan ekonomi bagi pekebun di Fakfak. Perlindungan HAKI sangat penting agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain yang tidak memiliki karakteristik khas Pala Tomandin,” ujar Arobi.

Baca Juga :  Fokus Kembangkan Pala Tomandin, Perluasan Lahan Siap Dilaksanakan Tahun 2025

Peran Strategis MPIG-PTF dan BPT

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, dalam paparannya menegaskan bahwa keberadaan MPIG-PTF dan BPT sangat strategis. Mereka berperan sebagai pengendali dan pengawas mutu Pala Tomandin yang telah diakui melalui Indikasi Geografis (IG) dan HAKI.

“Keberlanjutan Pala Tomandin bergantung pada bagaimana kita menjaga kualitas dan keasliannya. Pemerintah daerah harus mendukung MPIG-PTF, termasuk melalui dana hibah untuk memastikan keberlanjutan program pengelolaan dan perlindungan Pala Tomandin,” ungkap Widhi.

Baca Juga : Pala Tomandin: Simbol Identitas Fakfak yang Mendunia

Ia juga menyoroti pentingnya merawat pohon induk di Blok Penghasil Tinggi agar tetap menjadi sumber benih unggul. Menurutnya, integrasi dengan para penangkar bibit juga menjadi hal krusial untuk memastikan kualitas benih.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan arahan saat sarasehan Dinas Perkebunan Fakfak bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) dan delapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala sebagai bentuk refleksi dan evaluasi terhadap perkembangan komoditas unggulan Pala Tomandin Fakfak.
Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan arahan saat sarasehan Dinas Perkebunan Fakfak bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) dan delapan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala sebagai bentuk refleksi dan evaluasi terhadap perkembangan komoditas unggulan Pala Tomandin Fakfak.

Tantangan dan Rencana Ke Depan

Dalam sarasehan ini, peserta menyampaikan berbagai masukan terkait program MPIG-PTF yang belum berjalan optimal. Isu yang diangkat meliputi distribusi benih, keseragaman harga, hingga keterbatasan sarana dan prasarana.

“Banyak tantangan yang harus kita jawab bersama, termasuk bagaimana memastikan benih yang digunakan adalah hasil dari BPT yang direkomendasikan. Kami berkomitmen untuk memperbaiki kekurangan ini,” janji Widhi.

Baca Juga :  Menjelang Ramadan 2026, Telur dan Ayam Beku Langka di Kaimana

Sebagai tindak lanjut, Dinas Perkebunan Fakfak akan memfasilitasi MPIG-PTF untuk audiensi dengan DPRK Fakfak dan pemerintah eksekutif agar dapat memperoleh dukungan dana hibah. Selain itu, program peningkatan kapasitas MPIG-PTF direncanakan pada 2025 dengan menghadirkan narasumber dari daerah yang telah sukses mengembangkan IG produk pala.

Mewujudkan Daya Saing Global

Sarasehan ini menjadi momen penting untuk merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing global Pala Tomandin. Perlindungan IG tidak hanya menjamin keaslian produk tetapi juga melestarikan tradisi budaya yang melekat pada proses produksi pala.

“Melalui perlindungan IG, kita tidak hanya menjaga kualitas Pala Tomandin tetapi juga mewariskan tradisi turun-temurun yang bernilai budaya tinggi. Ini adalah kebanggaan Fakfak yang harus terus kita jaga,” tutup Widhi.

Acara ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus mendukung keberlanjutan dan eksistensi Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional
Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis
DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat
Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup
BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:25 WIT

Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WIT

Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:57 WIT

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:37 WIT

Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:49 WIT

BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru