Strategi Dinas Perkebunan Fakfak: Aplikasi Pupuk Organik untuk Benih Unggul Pala Tomandin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 09:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT membagikan pupuk kepada pemilik kebun pada blok penghasil tinggi di 8 blok kebun yang dikelola Dinas Perkebunan Fakfak

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT membagikan pupuk kepada pemilik kebun pada blok penghasil tinggi di 8 blok kebun yang dikelola Dinas Perkebunan Fakfak

tagarutama.com, Fakfak – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas benih unggul, Dinas Perkebunan Fakfak menerapkan program strategis berupa aplikasi pupuk organik pada 8 Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pohon Induk Terpilih (PIT) Pala Tomandin Fakfak. Langkah ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi awal tahun antara Dinas Perkebunan dengan para pekebun pemilik kebun BPT.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan pentingnya pemeliharaan intensif terhadap pohon induk pala yang telah ditetapkan sebagai sumber benih unggul. “Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan pohon induk pala. Dengan nutrisi yang tepat, pohon-pohon ini diharapkan dapat menghasilkan benih berkualitas tinggi yang mendukung pertanian pala di Fakfak,” ujar Widhi dalam keterangannya.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 87/KPTS/KB 20/12/2016, Kabupaten Fakfak memiliki 8 kebun BPT yang telah ditetapkan sebagai sumber varietas unggul Pala Tomandin. Kebun-kebun ini memiliki sejarah panjang, dengan usia pohon rata-rata antara 83–109 tahun, karena ditanam sejak 1916 hingga 1943.

Baca juga : Fokus Kembangkan Pala Tomandin, Perluasan Lahan Siap Dilaksanakan Tahun 2025

Kebun-kebun ini tersebar di beberapa wilayah, yaitu Kampung Wurkendik, Werba, Wrikapal, Mandopma, Firma, dan Wambar. Total luas lahan mencapai 16,2 hektare dengan populasi 2.150 pohon. Dari jumlah tersebut, sebanyak 136 pohon telah ditetapkan sebagai Pohon Induk Terpilih (PIT) yang rata-rata mampu menghasilkan hingga 2.000 benih per tahun.

Baca Juga :  Upacara Hari Lahir Pancasila di Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T. : Kemajuan Tanpa Ideologi Timbulkan Ketimpangan

Pemeliharaan pohon induk ini melibatkan pemberian nutrisi berupa pupuk organik yang dirancang khusus untuk meningkatkan daya tahan terhadap penyakit, memperkuat pertumbuhan, dan mendukung hasil produksi yang optimal. Aplikasi pupuk organik tidak hanya menjaga kesehatan tanaman tetapi juga memastikan benih yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik.

Baca Juga :  Rihlah SMP IT As Salaam Fakfak di Kampung Pasir Putih 1 Meriahkan Hari Sumpah Pemuda

“Dengan langkah ini, kami berharap Pala Tomandin Fakfak terus dikenal sebagai produk unggulan yang mampu memenuhi kebutuhan petani lokal maupun daerah lainnya,” tambah Widhi.

Dinas Perkebunan Fakfak juga terus berupaya menjaga keberlanjutan produksi benih unggul, salah satunya dengan memastikan hanya benih dari BPT yang digunakan untuk penyemaian. Program ini menjadi bagian penting dalam memperkuat Fakfak sebagai sentra penghasil benih pala berkualitas tinggi di Indonesia.

Langkah strategis ini tidak hanya menjamin kualitas benih tetapi juga memperkuat posisi Kabupaten Fakfak sebagai daerah yang dikenal dengan produk unggulannya, Pala Tomandin. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !
Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul
Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak
Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026
Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen
MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun Dua Solar Dryer Pala Jumbo Berbasis Swakelola Tahun 2025
Pembahasan Draft Perbub RAD Pala dan RAD Sawit Perkuat Arah Pembangunan Fakfak MEMBARA

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:48 WIT

Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:02 WIT

Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:17 WIT

MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT