tagarutama.com, Jayapura– Rumah Zakat menggelar Orientasi Cabang Relawan secara daring melalui Google Meet pada Minggu (2/3) pukul 10.00 WIT. Kegiatan ini diperuntukkan bagi calon relawan Rumah Zakat dari berbagai cabang, yakni Jayapura, Fakfak, Sorong, dan Merauke.
Dalam acara ini, para peserta dibekali dengan pemahaman mendalam tentang visi, misi, serta program unggulan yang dijalankan oleh Rumah Zakat. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan struktur organisasi dan peran penting relawan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
“Tahun ini, Rumah Zakat hadir dengan semangat #BikinBahagia, yang menjadi penggerak utama dalam setiap program yang kami jalankan. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran relawan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Yusuf Siranda M. Nur, selaku Representative Manager Rumah Zakat Jayapura.
Sebagai lembaga filantropi yang terus berkembang, Rumah Zakat memiliki visi untuk menjadi filantropi global yang mewujudkan masyarakat berdaya melalui kolaborasi kebaikan yang berkelanjutan.
Adapun misi dari rumah Zakat diantaranya:
- Menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan lembaga yang profesional dan akuntabel.
- Menyelenggarakan program yang berkelanjutan melalui kolaborasi multi-pihak.
- Mengoptimalkan sumber daya insani yang produktif, adaptif, dan inovatif.
“Kami ingin para relawan memahami bahwa setiap kontribusi mereka memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat,” tambah Yusuf.
Dalam pertemuan ini, peserta diperkenalkan dengan struktur Amil Rumah Zakat Cabang Jayapura serta empat pilar utama program Rumah Zakat, yaitu:
1. Pemberdayaan
Meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
2. Bencana dan Kemanusiaan
Memberikan bantuan bagi korban bencana.
3. Social Enterprise
Mengembangkan usaha sosial berbasis komunitas.
4. CSR Partner
Berkolaborasi dengan perusahaan dalam program sosial berkelanjutan.
Dalam sesi orientasi, calon relawan juga dikenalkan dengan berbagai program yang telah berjalan, antara lain:
Sektor Ekonomi seperti Bantuan Kewirausahaan, Mendukung pengembangan usaha kecil, tani Berdaya dan BUMMas (Badan Usaha Milik Masyarakat), sektor Sosial seperti Beras untuk Lansia, bantuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), sektor Lingkungan seperti bank Sampah, berbagi Air Kehidupan. Selain itu, Rumah Zakat juga berkontribusi dalam bidang kesehatan dan pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Rumah Zakat menerapkan konsep Desa Berdaya, di mana satu desa mendapatkan beberapa program pemberdayaan yang terintegrasi sesuai dengan potensinya.
“Kami mendampingi masyarakat melalui fasilitator pemberdayaan yang disebut Relawan Inspirasi. Mereka akan membantu mengoptimalkan program di setiap desa binaan agar berjalan berkelanjutan,” jelas Yusuf.
Beberapa desa binaan Rumah Zakat Jayapura di antaranya Kelurahan Entrop, Kampung Muslim Matei dan beberapa desa lainnya di Jayapura.
Rumah Zakat Jayapura telah memberikan dampak luas bagi masyarakat. Hingga saat ini, jumlah Muzakki (donatur) perorangan mencapai 924 orang, sementara dari badan atau lembaga sebanyak 7. Sedangkan penerima manfaat dari berbagai program telah mencapai 6.367 orang.
Atas kontribusinya, Rumah Zakat Cabang Jayapura mendapatkan penghargaan sebagai Laznas dengan fundraising terbaik dari Kementerian Agama Papua.
Kesuksesan program-program ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai mitra kolaborasi, di antaranya Bank Indonesia, Forum Zakat, Laz As Salaam Jayapura, Dewan Masjid Indonesia (DMI), SAR Nasional, Yayasan Baitul Mal Brilian, Laz Yakesma Serta mitra lainnya yang terus berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Dengan adanya orientasi ini, diharapkan para calon relawan semakin memahami peran strategis mereka dalam mendukung program-program Rumah Zakat. Ke depan, Rumah Zakat Jayapura berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan manfaat serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna menciptakan masyarakat yang lebih berdaya.
“Bersama, kita bisa #BikinBahagia lebih banyak orang,” tutup Yusuf Siranda M. Nur. (TU.01)