PBB Sahkan Resolusi Pengakuan Palestina Merdeka, 10 Negara Pilih Menolak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 20:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tagarutama.com, Jakarta – Dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina kembali menguat. Dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (12/9), sebuah resolusi penting yang mendukung pengakuan negara Palestina merdeka sekaligus menegaskan kembali Deklarasi New York tentang solusi dua negara berhasil disahkan dengan dukungan mayoritas negara anggota.

Resolusi tersebut didukung oleh 142 negara anggota PBB, mencerminkan dorongan besar dari masyarakat internasional agar solusi dua negara segera diwujudkan sebagai jalan damai menyelesaikan konflik Israel–Palestina.

Meski mendapat dukungan luas, terdapat 10 negara yang menolak resolusi tersebut, yaitu:

  1. Israel
  2. Amerika Serikat
  3. Argentina
  4. Hungaria
  5. Papua Nugini
  6. Mikronesia
  7. Paraguay
  8. Palau
  9. Tonga
  10. Nauru

Selain itu, 12 negara memilih abstain atau tidak mengambil sikap jelas terhadap resolusi ini, di antaranya:

  1. Albania
  2. Kamerun
  3. Ceko
  4. Ekuador
  5. Ethiopia
  6. Fiji
  7. Guatemala
  8. Samoa
  9. Sudan Selatan
  10. Kongo
  11. Makedonia Utara
  12. Moldova
Baca Juga :  Sejarah Perkembangan Hak-Hak Asasi Manusia

Dikutip dari situs resmi PBB, Minggu (14/9/2025), Deklarasi New York merupakan hasil konferensi internasional yang diselenggarakan pada Juli lalu di Markas Besar PBB. Konferensi tersebut digagas oleh Prancis dan Arab Saudi untuk mendorong percepatan solusi damai dua negara bagi konflik Israel – Palestina.

Baca Juga : Lee Jae-myung Menang Pemilu, Korea Selatan Sambut Presiden Baru di Tengah Gejolak Politik

Menjelang pemungutan suara, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyampaikan keberatan negaranya. Ia menyebut deklarasi sepihak itu tidak akan dikenang sebagai langkah menuju perdamaian.

Baca Juga :  Menlu RI Dorong penguatan kerja sama ekonomi dengan AS

“Deklarasi ini hanyalah isyarat kosong yang melemahkan kredibilitas Majelis PBB. Hamas adalah pemenang terbesar dari setiap dukungan yang diberikan hari ini,” ujar Danon di hadapan sidang.

Resolusi ini menunjukkan sikap mayoritas negara anggota PBB. Para pengamat menilai hasil pemungutan suara ini mempertegas isolasi negara-negara yang masih menolak pengakuan Palestina merdeka.

Langkah Majelis Umum PBB ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat legitimasi Palestina di panggung dunia, sekaligus mendesak pihak-pihak terkait untuk menghentikan kekerasan dan kembali ke meja perundingan demi mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zohran Mamdani Raih Kemenangan Bersejarah, Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York City
Zohran Mamdani: Sosok Muslim Progresif di Ambang Sejarah Wali Kota New York
Lee Jae-myung Menang Pemilu, Korea Selatan Sambut Presiden Baru di Tengah Gejolak Politik
Indonesia Resmi Pindah ke Kawasan Pasifik Barat WHO, Perkuat Posisi Strategis dalam Diplomasi Kesehatan Global
China Siap Kalahkan AI Buatan Perusahaan Teknologi AS
Menlu RI Dorong penguatan kerja sama ekonomi dengan AS
Rumah Zakat Berpartisipasi dalam Pengiriman Bantuan ke Myanmar bersama Kemenlu dan BNPB
Trump Rencanakan Penutupan USAID, Elon Musk Disebut Berperan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 5 November 2025 - 07:32 WIT

Zohran Mamdani Raih Kemenangan Bersejarah, Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York City

Kamis, 18 September 2025 - 20:53 WIT

PBB Sahkan Resolusi Pengakuan Palestina Merdeka, 10 Negara Pilih Menolak

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:33 WIT

Zohran Mamdani: Sosok Muslim Progresif di Ambang Sejarah Wali Kota New York

Kamis, 5 Juni 2025 - 05:49 WIT

Lee Jae-myung Menang Pemilu, Korea Selatan Sambut Presiden Baru di Tengah Gejolak Politik

Senin, 26 Mei 2025 - 06:31 WIT

Indonesia Resmi Pindah ke Kawasan Pasifik Barat WHO, Perkuat Posisi Strategis dalam Diplomasi Kesehatan Global

Berita Terbaru