Milad Muhammadiyah ke-113, PDM Manokwari dan UMPB Gelar Bedah Film “Sang Pencerah” dan Pagelaran Seni

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 23:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Foto. Ketua PDM Manokwari Imam Muslih saat memberikan sambutan pada kegiatan peringatan milad Muhammadiyah ke-113 di kampus UMPB.

Foto. Foto. Ketua PDM Manokwari Imam Muslih saat memberikan sambutan pada kegiatan peringatan milad Muhammadiyah ke-113 di kampus UMPB.

tagarutama.com, Manokwari – Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Manokwari berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) menggelar rangkaian kegiatan mulai dari bedah film inspiratif, berbagai perlombaan, hingga pagelaran seni. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Papua Barat, Selasa (18/11/2025). Seluruh agenda ini mengusung semangat tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.”

Kegiatan perlombaan yang diselenggarakan meliputi turnamen voli serta lomba puisi dan poster. Seluruh aktivitas ini menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan semangat kebersamaan. Rangkaian acara akan ditutup dengan pagelaran seni sebagai ajang unjuk bakat dan pengembangan kreativitas mahasiswa UMPB.

Bedah Film “Sang Pencerah”

Film Sang Pencerah dipilih sebagai materi utama sesi bedah film. Karya ini mengisahkan perjalanan hidup Muhammad Darwis yang kelak dikenal sebagai K.H. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah. Film tersebut menggambarkan keteguhan perjuangan beliau dalam meluruskan berbagai kekeliruan di tengah masyarakat, termasuk melawan praktik Tahayul, Bid’ah, dan Churafat (TBC) yang berkembang pada masanya.

Baca Juga :  Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Dalam film tersebut tergambar nilai keteguhan, kecerdasan, keikhlasan, dan sikap rendah hati yang melekat kuat pada sosok K.H. Ahmad Dahlan. Dukungan resmi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan keluarga besar beliau dalam proses produksi film menjadi bukti otentisitas kisah yang ditampilkan.

“Film ini menunjukkan bahwa perjuangan kebenaran tidak pernah mudah. Tetapi dengan ilmu, kesabaran, dan akhlak yang baik, setiap tantangan dapat dilalui,” ujar salah satu pemateri bedah film.

Pesan Perjuangan dan Nilai Pendidikan

K.H. Ahmad Dahlan dikenal teguh menegakkan ajaran Islam yang murni, di antaranya melalui pembenahan arah kiblat berdasarkan ilmu pengetahuan. Beliau juga menaruh perhatian besar terhadap kaum miskin, terinspirasi dari pesan kuat Surah Al-Ma’un, serta berupaya memajukan pendidikan modern agar dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga : Tiongkok Minati Pala Tomandin, Pelaku Usaha Fakfak Didorong Tingkatkan Mutu Ekspor

Nilai-nilai inilah yang ingin ditanamkan kepada mahasiswa UMPB. Saat ini, UMPB memiliki lebih dari 900 mahasiswa, dan sekitar 87 persen di antaranya merupakan non-Muslim. Keragaman ini menjadi kekuatan sekaligus potret inklusivitas pendidikan Muhammadiyah.

Baca Juga :  Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

“Kami berharap mahasiswa dapat meneladani keberanian K.H. Ahmad Dahlan dalam memperjuangkan kebenaran, namun tetap menggunakan kelembutan hati dan sikap intelektual sebagaimana dicontohkan dalam film Sang Pencerah,” jelas salah satu dosen UMPB.

Harapan PDM Manokwari

Ketua PDM Manokwari, Imam Muslih, menegaskan bahwa film ini menjadi cermin nyata bahwa setiap tokoh besar menghadapi tantangan dalam perjuangannya.

“Kisah dalam Sang Pencerah adalah pengingat bahwa jalan perjuangan tidak pernah mudah. Kami berharap mahasiswa dapat menjadikan film ini sebagai jendela untuk mengenal lebih banyak tokoh besar dan mengambil nilai-nilai perjuangan mereka,” ucap Imam Muslih.

Dengan rangkaian kegiatan ini, Milad Muhammadiyah ke-113 di Manokwari diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, kreativitas, serta pengembangan intelektual generasi muda Papua Barat. (TU.02)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:34 WIT

Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Berita Terbaru