tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka menghidupkan semangat Ramadhan Bulan Kemanusiaan: Berbagi, Menguatkan, dan Memulihkan, Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPD Fakfak dari Partai Keadilan Sejahtera melaksanakan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) pada Jumat, 27 Februari 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari sejumlah lembaga Al-Qur’an. Para peserta berkompetisi dalam beberapa kategori hafalan, mulai dari Juz 28 hingga Juz 30.
Dua dewan hakim dipercaya untuk menilai kemampuan para peserta, yakni Ustadz Azis dan Ustadzah Jena.
Ketua BKAP DPD PKS Fakfak, Azis, menyampaikan bahwa pelaksanaan MHQ merupakan bagian dari ikhtiar memperluas syi’ar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bagian dari syi’ar Al-Qur’an. Kami ingin menghadirkan Ramadhan yang benar-benar terasa manfaatnya, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia menegaskan, MHQ tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak lembaga Al-Qur’an.
“Ke depan, kami akan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi lembaga Qur’an agar syi’ar Al-Qur’an semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut dijelaskan, para juara MHQ tingkat kabupaten ini akan kembali diikutsertakan pada seleksi lanjutan di tingkat DPW Provinsi Papua Barat, sebelum melaju ke jenjang nasional di DPP PKS.
Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua DPD PKS Fakfak, Imam, menegaskan bahwa MHQ merupakan bagian dari agenda pembinaan yang dilaksanakan secara berjenjang di seluruh struktur PKS, dari daerah hingga pusat.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara luas sampai tingkat pusat atau DPP. Apalagi dilaksanakan di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan sangat tepat untuk menguatkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui MHQ ini, DPD PKS Fakfak berharap dapat melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak, berdaya saing, serta mampu menghadirkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di momentum suci bulan Ramadhan. (TU.01)









