tagarutama.com, Fakfak – Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Kaderisasi Anggota Partai DPD PKS Fakfak resmi mengumumkan para pemenang lomba MHQ tingkat kabupaten. Lomba yang dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026.
Pengumuman hasil lomba disampaikan oleh Dewan Hakim, yakni Ustadz Azis dan Ustadzah Jena, berdasarkan penilaian peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian perlombaan sehari sebelumnya.
“Alhamdulillah, seluruh proses penilaian telah kami selesaikan secara objektif sesuai standar MHQ. Para peserta menunjukkan semangat, adab, serta kualitas hafalan yang sangat baik,” ujar Ustadz Azis saat menyampaikan hasil penjurian.
Berikut hasil resmi Festival MHQ 2026 tingkat Kabupaten Fakfak:
Kategori Juz 30
- Juara I: Idawati Manaban
- Juara II: M. Saleh Rumaday
- Juara III: Mutia Rumodar
Pemenang pertama kategori Juz 30, Idawati Manaban, selanjutnya dipastikan mewakili Fakfak untuk mengikuti MHQ FEST tingkat wilayah DPW Papua Barat yang akan digelar secara daring melalui Zoom.
Kategori Juz 29
- Juara I: Dawir
Kategori Juz 28
- Juara I: Suandi Sampolawa
Dawir dan Suandi Sampolawa akan mewakili Kabupaten Fakfak pada ajang MHQ FEST tingkat DPW PKS Papua Barat, yang juga dilaksanakan secara online.
Ketua BKAP DPD PKS Kabupaten Fakfak, Azis, menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta, khususnya para juara yang akan melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Insya Allah, para juara akan kembali melanjutkan perjuangan di jenjang MHQ tingkat Provinsi Papua Barat yang diselenggarakan oleh BKAP DPW PKS Papua Barat secara daring,” ungkapnya.
Ia juga menaruh harapan besar agar perwakilan Fakfak mampu melaju hingga ke tingkat nasional.
“Harapan kami, para juara dapat menembus seleksi hingga tingkat pusat atau DPP. Tentu persaingan akan semakin ketat, namun kami optimistis dengan semangat, kesiapan, dan kesungguhan para peserta,” tambahnya.
Menutup penyampaiannya, Azis berpesan agar seluruh perwakilan Fakfak tetap menjaga niat, adab, serta konsistensi dalam menghafal Al-Qur’an.
“Tetap semangat mengikuti MHQ di tingkat DPW. Jadikan lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sebagai ikhtiar menjaga dan memuliakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (TU.01)









