Zohran Mamdani Raih Kemenangan Bersejarah, Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York City

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 07:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Zohran Mamdani, politisi muda berusia 34 tahun, resmi memenangkan kontestasi dan akan menjadi wali kota Muslim pertama di New York City.

Foto. Zohran Mamdani, politisi muda berusia 34 tahun, resmi memenangkan kontestasi dan akan menjadi wali kota Muslim pertama di New York City.

tagarutama.com – Pemilu Wali Kota New York City yang digelar pada Selasa (4/11) waktu setempat mencatat sejarah baru. Zohran Mamdani, politisi muda berusia 34 tahun, resmi memenangkan kontestasi dan akan menjadi wali kota Muslim pertama di kota terbesar di Amerika Serikat tersebut.

Mamdani berhasil mengungguli dua pesaing utamanya: mantan Gubernur New York dari Partai Demokrat Andrew Cuomo, dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa. Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara, Mamdani meraih sekitar 44 persen suara, unggul beberapa poin dari Cuomo, sementara Sliwa hanya mampu mengumpulkan 24 persen suara.

Perjalanan dan Visi Kampanye

Lahir di Uganda dan besar di New York City, Mamdani dikenal sebagai seorang sosialis progresif yang vokal memperjuangkan isu keadilan ekonomi dan sosial. Dalam kampanyenya, ia menyoroti tingginya biaya hidup warga New York serta berjanji memperluas akses terhadap perumahan dan layanan publik.

Baca Juga :  Menlu RI Dorong penguatan kerja sama ekonomi dengan AS

Pendekatan kampanyenya yang santai dan dekat dengan masyarakat, ditambah gaya komunikasi yang hangat di media sosial, berhasil menarik perhatian pemilih muda dan kelompok progresif.

“Ini kemenangan bagi rakyat New York yang ingin perubahan nyata, bukan sekadar janji,” ujar Mamdani dalam pidato kemenangannya di hadapan para pendukung. “Kita akan membangun kota yang inklusif, adil, dan manusiawi bagi semua.”

Reaksi Politik dan Ketegangan dengan Trump

Kemenangan Mamdani menuai beragam reaksi, terutama dari kalangan konservatif. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengkritik Mamdani dan menyebutnya sebagai “pembenci Yahudi”.

“Setiap orang Yahudi yang memilih Zohran Mamdani seorang yang secara terbuka membenci Yahudi adalah orang bodoh,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social.

Baca Juga : PBB Sahkan Resolusi Pengakuan Palestina Merdeka, 10 Negara Pilih Menolak

Trump bahkan mengancam akan memotong dana federal untuk New York City jika Mamdani benar-benar menjabat.

Baca Juga :  Indonesia Resmi Pindah ke Kawasan Pasifik Barat WHO, Perkuat Posisi Strategis dalam Diplomasi Kesehatan Global

“Jika kandidat komunis Zohran Mamdani memenangkan pemilihan ini, saya akan menahan sebagian besar dana federal untuk kota tersebut. New York akan menjadi bencana sosial dan ekonomi di bawah kepemimpinannya,” tulis Trump, dikutip dari The Guardian.

Pandangan Pengamat Politik

Menurut Profesor Grant Reeher, pakar ilmu politik dari Universitas Syracuse, kemenangan Mamdani berpotensi memicu ketegangan politik baru antara Gedung Putih dan pemerintah kota New York.

“Trump kemungkinan akan memperlakukan New York dengan lebih keras. Kita bisa melihat pertarungan politik terbuka antara keduanya,” ujar Reeher kepada AFP.

Dengan kemenangan ini, Zohran Mamdani tak hanya mencatatkan sejarah sebagai wali kota Muslim pertama di New York, tetapi juga menjadi simbol munculnya generasi pemimpin baru yang membawa semangat perubahan dan keberagaman di Amerika Serikat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBB Sahkan Resolusi Pengakuan Palestina Merdeka, 10 Negara Pilih Menolak
Zohran Mamdani: Sosok Muslim Progresif di Ambang Sejarah Wali Kota New York
Lee Jae-myung Menang Pemilu, Korea Selatan Sambut Presiden Baru di Tengah Gejolak Politik
Indonesia Resmi Pindah ke Kawasan Pasifik Barat WHO, Perkuat Posisi Strategis dalam Diplomasi Kesehatan Global
China Siap Kalahkan AI Buatan Perusahaan Teknologi AS
Menlu RI Dorong penguatan kerja sama ekonomi dengan AS
Rumah Zakat Berpartisipasi dalam Pengiriman Bantuan ke Myanmar bersama Kemenlu dan BNPB
Trump Rencanakan Penutupan USAID, Elon Musk Disebut Berperan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 5 November 2025 - 07:32 WIT

Zohran Mamdani Raih Kemenangan Bersejarah, Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York City

Kamis, 18 September 2025 - 20:53 WIT

PBB Sahkan Resolusi Pengakuan Palestina Merdeka, 10 Negara Pilih Menolak

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:33 WIT

Zohran Mamdani: Sosok Muslim Progresif di Ambang Sejarah Wali Kota New York

Kamis, 5 Juni 2025 - 05:49 WIT

Lee Jae-myung Menang Pemilu, Korea Selatan Sambut Presiden Baru di Tengah Gejolak Politik

Senin, 26 Mei 2025 - 06:31 WIT

Indonesia Resmi Pindah ke Kawasan Pasifik Barat WHO, Perkuat Posisi Strategis dalam Diplomasi Kesehatan Global

Berita Terbaru