Harga Pala Tomandin Tetap Stabil, Dinas Perkebunan Fakfak Imbau Jaga Mutu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 12:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Pala secara real time per 1 Juli 2025.

Harga Pala secara real time per 1 Juli 2025.

tagarutama.com, Fakfak – Meski musim panen pala telah berakhir, harga komoditas Pala Tomandin di Kabupaten Fakfak masih menunjukkan tren positif dan stabil. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa permintaan pasar terhadap rempah unggulan ini tetap tinggi, baik di pasar antar pulau maupun ekspor.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa stabilnya harga pala menjadi kabar baik bagi pekebun maupun pelaku usaha perdagangan rempah.

“Meskipun musim panen telah berlalu, harga pala Fakfak, khususnya varietas Tomandin masih berada pada tingkat yang menguntungkan. Ini menunjukkan permintaan pasar tetap kuat dan menjadi peluang bagi kita untuk terus mengoptimalkan potensi retribusi daerah,” ujar Widhi kepada media, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga : Penerimaan Retribusi Pala Fakfak Tembus Rp205 Juta, Jadi Andalan PAD Kabupaten Fakfak

Berikut adalah harga tertinggi komoditas pala di Fakfak per 1 Juli 2025:

  • Pala Mentah: Rp600.000 per kg (khusus biji tertentu) atau Rp45.000 per kg
  • Pala Kulit Tuli: Rp43.000 per kg
  • Pala Goyang: Rp68.000 per kg
  • Pala Ketok K1: Rp105.000 per kg
  • Pala Ketok K2: Rp50.000 per kg
  • Pala Ketok K3: Rp35.000 per kg
  • Bunga Pala (Fuli): Rp220.000 per kg
Baca Juga :  Pemda Fakfak Dorong Percepatan ISPO untuk Sawit Bomberay-Tomage Demi Keberlanjutan dan Peningkatan PAD

Menurut Widhi, harga yang stabil ini turut mendukung keberlanjutan perdagangan antar pulau serta membuka peluang ekspor yang lebih besar. Ia juga mengingatkan bahwa meski tidak berada di masa panen, aktivitas distribusi masih terus berjalan berkat ketersediaan stok sisa panen sebelumnya.

“Kami berharap para pekebun dapat menjaga kualitas hasil panen pala di musim mendatang. Praktik budidaya yang baik dan penanganan pascapanen yang optimal akan menjadi kunci untuk mempertahankan daya saing pala Fakfak di pasar nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  BIN bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari Membangun Gedung PYCH di Manokwari Papua Barat

Lebih lanjut, ia mengimbau para pengepul dan pelaku usaha agar tidak berspekulasi membeli pala muda, karena hal ini akan berdampak pada kualitas dan citra produk di pasaran.

“Kalau kualitas tidak dijaga, maka harga bisa jatuh dan reputasi produk kita menurun. Jadi kami minta pelaku usaha tetap mengutamakan mutu,” tegasnya.

Dengan tren harga yang positif dan kesadaran bersama menjaga mutu, Dinas Perkebunan optimis pala akan terus menjadi komoditas unggulan penggerak ekonomi Fakfak, sekaligus penyumbang penting bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !
Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul
Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak
Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026
Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen
MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun Dua Solar Dryer Pala Jumbo Berbasis Swakelola Tahun 2025
Pembahasan Draft Perbub RAD Pala dan RAD Sawit Perkuat Arah Pembangunan Fakfak MEMBARA

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:48 WIT

Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:02 WIT

Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:17 WIT

MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT