Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerimaan PAD komoditas pala di Kabupaten Fakfak sepanjang Februari 2026 tercatat mencapai Rp 98.970.000.

Penerimaan PAD komoditas pala di Kabupaten Fakfak sepanjang Februari 2026 tercatat mencapai Rp 98.970.000.

tagarutama.com, Fakfak – Penerimaan retribusi komoditas pala di Kabupaten Fakfak sepanjang Februari 2026 tercatat mencapai Rp 98.970.000. Capaian tersebut bersumber dari layanan uji mutu serta pelayanan pengiriman antar pulau, dengan total produksi pala yang tercatat sebesar 262,40 ton.

Produksi bulan ini berasal dari panen musim pala matahari (pala sela) yang terdiri atas biji pala kulit kering 208,40 ton, pala ketok 27 ton, serta fuli pala 27 ton.

Dari sisi distribusi, total pengiriman mencapai 3.205 koli dengan tujuan Surabaya, menggunakan kapal KM Vertikal. Proses pengiriman dilayani oleh tiga perusahaan ekspedisi, yakni Taswaraya, Agung Putra, dan Yasira Abadi.

Baca Juga :  Dua Buku Karya Monumental Diluncurkan: Perkuat Literasi dan Sektor Perkebunan di Hari Perkebunan Nasional ke-67

Pengiriman pala Fakfak ke luar daerah tersebut dilakukan oleh enam pedagang grosir antar pulau yang secara aktif menyalurkan komoditas unggulan daerah ke pasar nasional.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menegaskan bahwa meskipun produksi pala pada periode ini relatif tidak mengalami lonjakan, kualitas pala Fakfak tetap berada pada kondisi sangat baik.

“Secara volume memang belum ada peningkatan yang berarti karena masih mengikuti pola musim pala sela. Namun mutu pala Fakfak tetap terjaga, baik dari kadar air, tingkat kekeringan, kebersihan, maupun ukuran biji,” ujar Widhi.

Baca Juga :  Sambut HUT RRI ke-80, Kolaborasi RRI dan Dinas Perkebunan Tanam Pala Tomandin dan Kelapa di Kawasan Reklamasi Thumburuni

Menurutnya, kualitas menjadi faktor utama yang menentukan nilai jual komoditas di pasar.

“Mutu sangat mempengaruhi berat bersih dan harga. Jadi meskipun produksinya stabil, nilai ekonominya tetap optimal dan mampu memberikan manfaat bagi petani,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengawasan mutu akan terus diperketat, khususnya menjelang masa panen pala matahari yang menjadi puncak produksi tahunan.

“Kami akan terus memperkuat uji mutu sebelum pengiriman, menyesuaikan kalender musim panen pala matahari. Langkah ini penting untuk menjaga reputasi pala Fakfak, mempertahankan stabilitas harga, serta memastikan pendapatan petani tetap terjaga, meskipun volume produksi belum meningkat signifikan,” tutupnya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru