Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemda Fakfak menerima Piagam Haki untuk Festival Pesona Kota Pala Fakfak dan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Pemda Fakfak menerima Piagam Haki untuk Festival Pesona Kota Pala Fakfak dan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi menerima Piagam Penetapan Festival Pesona Kota Pala Fakfak berbasis Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Piagam tersebut diterima oleh Pemerintah Kabupaten Fakfak yang diwakili Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Fakfak, dan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Hukum Wilayah Papua Barat, Sahata Marlen Situngkir, pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Setda Kabupaten Fakfak lantai III.

Penetapan ini diberikan dalam kategori Kawasan Karya Cipta dan Kekayaan Intelektual Komunal berbasis kekayaan intelektual, sebagai bagian dari upaya penguatan perlindungan hukum, pemanfaatan kekayaan intelektual, perlindungan potensi daerah, pengembangan kawasan wisata, serta pelestarian nilai dan identitas budaya lokal.

Penyerahan piagam tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap Festival Pesona Kota Pala Fakfak sebagai event daerah yang memiliki kekhasan, kreativitas, serta berakar kuat pada kekayaan intelektual komunal masyarakat Fakfak, khususnya yang berkaitan dengan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak.

Melalui penetapan ini, Festival Pesona Kota Pala Fakfak tidak hanya diposisikan sebagai agenda budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai sarana perlindungan, pemanfaatan, dan promosi Hak Kekayaan Intelektual daerah.

Asisten I dan Asisten II Setda Kabupaten Fakfak menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor.

“Pemerintah Kabupaten Fakfak berkomitmen mendorong kolaborasi antara sektor perkebunan, kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, dengan menjadikan Festival Pesona Kota Pala sebagai instrumen branding daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus KAMMI Komisariat Fakfak Periode 2022-2023, Muhammad Rumbaru : Kolaborasi dan Kerjasama dari semua pengurus membawa KAMMI Fakfak Kedepan yang Lebih Baik

Penetapan Festival Pesona Kota Pala Fakfak berbasis kekayaan intelektual ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, memperluas promosi Pala Tomandin Fakfak di tingkat nasional maupun internasional, serta memperkuat posisi Fakfak sebagai Kota Pala yang memiliki identitas hukum, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas diterimanya piagam penetapan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan nasional terhadap kekayaan intelektual komunal yang tumbuh, hidup, dan diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Fakfak, khususnya komoditas unggulan Pala Tomandin Fakfak,” ujarnya.

Menurut Widhi, penetapan tersebut memiliki arti strategis bagi penguatan identitas daerah.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi penguatan posisi Fakfak sebagai Kota Pala yang memiliki identitas, nilai sejarah, dan kekhasan yang dilindungi secara hukum melalui rezim Hak Kekayaan Intelektual, khususnya Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak,” tegasnya.

Ia menambahkan, Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak menjadi fondasi penting dalam menjaga mutu, reputasi, serta karakteristik khas pala Fakfak, sekaligus mencegah klaim sepihak dan penyalahgunaan nama oleh pihak lain.

Lebih lanjut, Widhi menjelaskan bahwa penetapan Festival Pesona Kota Pala Fakfak berbasis kekayaan intelektual membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi daerah.

“Pengakuan ini memberi ruang yang luas untuk peningkatan nilai tambah pala, penguatan branding daerah, hingga pengembangan pariwisata berbasis budaya dan perkebunan,” jelasnya.

Ia berharap, momentum ini dapat memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Perkebunan Sawit Bomberay-Tomage Capai Produksi Tinggi, Dinas Perkebunan Tekankan Pentingnya ISPO untuk Daya Saing Global

“Kami berharap pengakuan ini menjadi pemicu semangat bersama antara pemerintah, masyarakat adat, petani pala, pelaku usaha, dan akademisi untuk terus menjaga kualitas, keberlanjutan, serta kearifan lokal Pala Tomandin Fakfak sebagai kekayaan intelektual komunal milik bersama,” tambah Widhi.

Menurutnya, keterkaitan antara sektor perkebunan pala, kekayaan intelektual, dan pariwisata merupakan kekuatan utama dalam membangun citra Fakfak sebagai destinasi wisata tematik.

“Festival Pesona Kota Pala Fakfak menjadi media promosi yang efektif untuk mengangkat pala bukan hanya sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga sebagai identitas budaya dan daya tarik wisata. Pengakuan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak memperkuat branding festival ini sebagai atraksi yang autentik dan bernilai tinggi,” ujarnya.

Festival Pesona Kota Pala Fakfak sendiri mengintegrasikan berbagai atraksi, mulai dari pameran produk turunan pala, kuliner khas berbahan pala, seni dan budaya lokal, hingga edukasi tentang sejarah serta filosofi pala dalam kehidupan masyarakat Fakfak. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dikemas sebagai pengalaman wisata berbasis cerita (storytelling) yang kuat dan berkarakter.

“Dengan branding yang kuat dan berkelanjutan, Festival Pesona Kota Pala Fakfak diharapkan menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal Fakfak lebih dekat, menikmati alam dan budaya, serta mendorong perputaran ekonomi lokal melalui sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif,” tutup Widhi.

Melalui sinergi antara sektor perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian kekayaan intelektual komunal, Kabupaten Fakfak terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata tematik berbasis pala yang berdaya saing dan berkelanjutan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI
Perkuat Citra Kota Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Hadirkan Ikon Selfie Buah Pala Tomandin
Kadis Perkebunan Fakfak: Program Pala Unggul 1.000 Hektare Bukan Sekadar Bantuan, tetapi Investasi Masa Depan Petani OAP
Pemkab Fakfak Resmi Buka Program Peminatan Pala Unggul 1.000 Hektare Tahun 2026, Ini Persyaratannya
Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak
Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih
Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI
Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:40 WIT

Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:10 WIT

Perkuat Citra Kota Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Hadirkan Ikon Selfie Buah Pala Tomandin

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:32 WIT

Pemkab Fakfak Resmi Buka Program Peminatan Pala Unggul 1.000 Hektare Tahun 2026, Ini Persyaratannya

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:19 WIT

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIT

Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI

Berita Terbaru