Dinas Perkebunan Fakfak Maksimalkan Produktivitas Pala Tomandin dengan Tiga Jenis Pupuk Unggulan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 09:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT membagikan pupuk kepada pemilik kebun pada blok penghasil tinggi di 8 blok kebun yang dikelola Dinas Perkebunan Fakfak

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT membagikan pupuk kepada pemilik kebun pada blok penghasil tinggi di 8 blok kebun yang dikelola Dinas Perkebunan Fakfak

tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Fakfak terus berinovasi untuk menjaga produktivitas dan kualitas Pala Tomandin, salah satu komoditas unggulan Fakfak. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggunakan tiga jenis pupuk unggulan dalam pemeliharaan Pohon Induk Terpilih (PIT) Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa penggunaan pupuk ini dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan tanaman pala. “Pemilihan pupuk ini didasarkan pada kebutuhan spesifik tanaman pala, terutama untuk meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan hama serta mendukung hasil produksi yang optimal,” ujarnya.

Berikut adalah tiga jenis pupuk yang digunakan:

  1. Pupuk Tekno Organik Papua (TOP). Pupuk ini mengandung unsur hara dan mikroorganisme alami yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tanah, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.
  2. Pupuk Majemuk Bestfarm. Dirancang khusus untuk tanaman batang keras seperti pala, pupuk ini diprioritaskan untuk menunjang pertumbuhan dan memperkuat struktur tanaman.
  3. Pupuk Paten Teknologi Nano. Pupuk ini menggunakan teknologi nano, memungkinkan penyerapan langsung oleh tanaman melalui akar, batang, dan buah, sehingga hasilnya lebih cepat terlihat.

Baca juga : Strategi Dinas Perkebunan Fakfak: Aplikasi Pupuk Organik untuk Benih Unggul Pala Tomandin

Langkah pemupukan ini diterapkan pada 8 Blok Penghasil Tinggi (BPT) yang menjadi pusat pengembangan benih unggul Pala Tomandin. Kebun-kebun ini tersebar di Kampung Wurkendik, Werba, Wrikapal, Mandopma, Firma, dan Wambar.

Baca Juga :  Dua Buku Karya Monumental Diluncurkan: Perkuat Literasi dan Sektor Perkebunan di Hari Perkebunan Nasional ke-67

Berdasarkan data, terdapat sekitar 2.150 pohon di kawasan BPT dengan 136 pohon yang ditetapkan sebagai Pohon Induk Terpilih (PIT). Pohon-pohon ini rata-rata mampu menghasilkan hingga 2.000 benih per tahun, menjadikannya aset penting bagi keberlanjutan pengembangan Pala Tomandin Fakfak.

Baca Juga :  Pala Tomandin Fakfak Dijaga Ketat: Pjs. Bupati Fakfak Terbitkan Surat Edaran dengan 4 Poin Krusial untuk Jaga Kualitas Pala Tomandin

Dinas Perkebunan Fakfak berharap, dengan aplikasi pupuk unggulan ini, produktivitas dan kualitas Pala Tomandin semakin meningkat. Langkah ini juga bertujuan untuk mendukung petani lokal dalam menjaga dan memaksimalkan hasil dari kebun-kebun mereka.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa Pala Tomandin Fakfak terus menjadi produk unggulan yang dapat memenuhi kebutuhan lokal maupun nasional,” pungkas Widhi.

Dengan strategi ini, Fakfak semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu daerah penghasil benih pala berkualitas tinggi di Indonesia. Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong keberlanjutan komoditas unggulan yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !
Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul
Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak
Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026
Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen
MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun Dua Solar Dryer Pala Jumbo Berbasis Swakelola Tahun 2025
Pembahasan Draft Perbub RAD Pala dan RAD Sawit Perkuat Arah Pembangunan Fakfak MEMBARA

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:48 WIT

Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:02 WIT

Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:17 WIT

MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT