Dinas Perkebunan Fakfak Maksimalkan Produktivitas Pala Tomandin dengan Tiga Jenis Pupuk Unggulan

By Redaksi

tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Fakfak terus berinovasi untuk menjaga produktivitas dan kualitas Pala Tomandin, salah satu komoditas unggulan Fakfak. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menggunakan tiga jenis pupuk unggulan dalam pemeliharaan Pohon Induk Terpilih (PIT) Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa penggunaan pupuk ini dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan tanaman pala. “Pemilihan pupuk ini didasarkan pada kebutuhan spesifik tanaman pala, terutama untuk meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan hama serta mendukung hasil produksi yang optimal,” ujarnya.

Berikut adalah tiga jenis pupuk yang digunakan:

  1. Pupuk Tekno Organik Papua (TOP). Pupuk ini mengandung unsur hara dan mikroorganisme alami yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tanah, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan.
  2. Pupuk Majemuk Bestfarm. Dirancang khusus untuk tanaman batang keras seperti pala, pupuk ini diprioritaskan untuk menunjang pertumbuhan dan memperkuat struktur tanaman.
  3. Pupuk Paten Teknologi Nano. Pupuk ini menggunakan teknologi nano, memungkinkan penyerapan langsung oleh tanaman melalui akar, batang, dan buah, sehingga hasilnya lebih cepat terlihat.

Baca juga : Strategi Dinas Perkebunan Fakfak: Aplikasi Pupuk Organik untuk Benih Unggul Pala Tomandin

Langkah pemupukan ini diterapkan pada 8 Blok Penghasil Tinggi (BPT) yang menjadi pusat pengembangan benih unggul Pala Tomandin. Kebun-kebun ini tersebar di Kampung Wurkendik, Werba, Wrikapal, Mandopma, Firma, dan Wambar.

Berdasarkan data, terdapat sekitar 2.150 pohon di kawasan BPT dengan 136 pohon yang ditetapkan sebagai Pohon Induk Terpilih (PIT). Pohon-pohon ini rata-rata mampu menghasilkan hingga 2.000 benih per tahun, menjadikannya aset penting bagi keberlanjutan pengembangan Pala Tomandin Fakfak.

Dinas Perkebunan Fakfak berharap, dengan aplikasi pupuk unggulan ini, produktivitas dan kualitas Pala Tomandin semakin meningkat. Langkah ini juga bertujuan untuk mendukung petani lokal dalam menjaga dan memaksimalkan hasil dari kebun-kebun mereka.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa Pala Tomandin Fakfak terus menjadi produk unggulan yang dapat memenuhi kebutuhan lokal maupun nasional,” pungkas Widhi.

Dengan strategi ini, Fakfak semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu daerah penghasil benih pala berkualitas tinggi di Indonesia. Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong keberlanjutan komoditas unggulan yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak. (TU.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *