Disbun Fakfak bersama BMKG perkuat pekebun pala Tomandin dengan strategi adaptasi perubahan iklim untuk menjaga produktivitas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 13:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Fakfak, Aroby Hindom, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Fakfak menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Perkebunan yang menghadirkan BMKG untuk mendukung para pekebun pala menghadapi tantangan iklim.

Foto. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Fakfak, Aroby Hindom, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Fakfak menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Perkebunan yang menghadirkan BMKG untuk mendukung para pekebun pala menghadapi tantangan iklim.

tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Fakfak berkolaborasi dalam kegiatan Sosialisasi Dampak Perubahan Iklim terhadap Produktivitas Pala Tomandin. Kegiatan yang berlangsung Selasa (3/9/2025) di Ruang Tomandin Disbun Fakfak ini dihadiri para perwakilan pekebun pala, dengan Kepala BMKG Fakfak, Ricky Roger Holle, sebagai narasumber utama.

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Fakfak, Aroby Hindom, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Fakfak. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Perkebunan yang menghadirkan BMKG untuk mendukung para pekebun pala menghadapi tantangan iklim.

“Pala bukan hanya komoditas unggulan dan sumber penghidupan masyarakat Fakfak, tetapi juga bagian dari identitas dan warisan budaya kita. Namun perubahan iklim memengaruhi pola tanam, curah hujan, bahkan meningkatkan risiko serangan hama. Karena itu, kolaborasi dengan BMKG menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman pekebun agar mampu beradaptasi dan menjaga keberlanjutan produksi pala,” ujar Aroby.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan yang pertama kali digelar. Menurutnya, pekebun selama ini merasakan langsung perubahan musim yang tidak menentu dan hasil panen yang menurun, namun belum sepenuhnya memahami kaitannya dengan perubahan iklim global.

Baca Juga :  Upaya Meningkatkan Harga Pala, Plt. Disbun Fakfak : Pemilik Usaha Pala Didorong Terapkan Transaksi Satuan Kilogram untuk Pala Mentah

“Kegiatan perdana ini menjadi titik awal untuk membangun kesadaran dan kapasitas pekebun pala. Harapannya, mereka bisa lebih tangguh menghadapi kondisi iklim yang kian tidak menentu,” jelas Widhi.

Dalam kegiatan ini, para narasumber memaparkan sejumlah topik penting, mulai dari gambaran kondisi perkebunan pala Fakfak, konsep dasar perubahan iklim, dampaknya terhadap produktivitas dan mutu tanaman pala, hingga risiko serangan hama dan penyakit. Selain itu, strategi adaptasi juga dibahas, meliputi pemilihan varietas, teknik budidaya, serta diversifikasi usaha perkebunan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Dinas Perkebunan dan MPIG Perketat Pengawasan Pala Tomandin Fakfak: Larangan Beli Sebelum Waktu Panen

Ricky Roger Holle, Kepala BMKG Fakfak, menekankan pentingnya data ilmiah dalam mendukung pekebun.

Baca Juga :  Jaga Tanaman Lestari, Selamatkan Lingkungan Fakfak: Dinas Perkebunan Imbau Warga Tak Cabut Tanaman Reklamasi Thumburuni

“Perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang sudah kita hadapi. Dengan informasi berbasis data, pekebun bisa menyesuaikan pola tanam, meminimalisir risiko gagal panen, serta menjaga kualitas pala agar tetap kompetitif,” tegas Ricky.

Sebagai tindak lanjut, Disbun Fakfak bersama BMKG akan menyusun kalender tanam dan kalender panen untuk perkebunan pala. Instrumen ini diharapkan menjadi panduan penting dalam mengantisipasi ketidakpastian iklim, sekaligus mempermudah pemerintah dalam menyalurkan bantuan, distribusi bibit, hingga pendampingan teknis secara tepat waktu.

“Kalender tanam dan panen akan membantu pekebun mengurangi risiko kekeringan, banjir, maupun serangan hama. Selain itu, pemerintah bisa lebih tepat dalam merancang program intervensi demi menjaga produktivitas dan kualitas pala Fakfak,” pungkas Widhi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya sinergi lebih erat antara pemerintah daerah, BMKG, dan para pekebun, sehingga komoditas pala sebagai kebanggaan Fakfak tetap terjaga keberlanjutannya di tengah tantangan perubahan iklim. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat
Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup
BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi
Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:57 WIT

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:49 WIT

BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WIT

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:08 WIT

Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Berita Terbaru