Dua Buku Karya Monumental Diluncurkan: Perkuat Literasi dan Sektor Perkebunan di Hari Perkebunan Nasional ke-67

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024 - 03:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka memperingati Hari Perkebunan Nasional ke-67 yang jatuh pada 10 Desember 2024, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak meluncurkan dua buku yang menjadi karya monumental untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan daerah.

Buku-buku ini menyoroti potensi unggulan Kabupaten Fakfak, yaitu kelapa sawit sebagai komoditas strategis dan pala Tomandin sebagai ikon unggulan daerah. Peluncuran ini tidak hanya menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendorong literasi, tetapi juga menjadi langkah konkret memperkuat sektor perkebunan sebagai pilar utama pembangunan ekonomi lokal.

Seremoni Peluncuran Buku

Acara peluncuran yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., kepada Asisten II Setda Kabupaten Fakfak, Arobby Hindom, M.Si.. Seremoni juga diiringi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan semangat baru untuk memajukan sektor perkebunan Fakfak.

Dalam sambutannya, Widhi menyampaikan, “Kami berharap peluncuran ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sektor perkebunan sebagai penggerak ekonomi dan sumber edukasi bagi masyarakat. Dengan literasi ini, kami ingin mendorong inovasi dan keberlanjutan.”

Baca Juga :  Dukung SD Inpres 1 Wagom dalam Lomba Adiwiyata, Dinas Perkebunan Fakfak Gelar Penanaman Tanaman Perkebunan di lingkungan sekolah
Kedua buku ini tidak hanya ditujukan untuk pelaku usaha dan pekebun, tetapi juga untuk masyarakat luas.
Kedua buku ini tidak hanya ditujukan untuk pelaku usaha dan pekebun, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Baca Juga : Klarifikasi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Terkait Temuan BPK: Komitmen Perbaikan dan Langkah Konkret

Buku Pertama: Pilar Investasi Sawit Fakfak

Buku pertama berjudul “Investasi Perkebunan Sawit: Komoditas Andalan Kabupaten Fakfak”. Buku setebal 110 halaman ini mengupas secara mendalam:

  1. Potensi besar kelapa sawit di Fakfak sebagai motor penggerak ekonomi.
  2. Strategi investasi dan aksi sawit berkelanjutan untuk mendukung pembangunan jangka panjang.

Menurut Widhi, buku ini dirancang untuk menjadi panduan penting bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan.

“Sawit telah menciptakan lebih dari 1.500 lapangan kerja di Fakfak. Buku ini kami susun untuk memperkuat daya saing sektor sawit Fakfak di tingkat nasional,” ungkapnya.

Buku Kedua: Warisan Pala Tomandin

Buku kedua berjudul “Budidaya Pala Tomandin: Komoditas Unggulan Fakfak”. Buku ini merupakan hasil karya tim Gerakan Tanam Kebun (GERTAK) Fakfak dan hadir dalam format praktis setebal 23 halaman.

Buku ini membahas:

  1. Karakteristik unik pala Tomandin sebagai komoditas khas Fakfak.
  2. Teknik pembibitan, perawatan, dan panen yang efisien dan ramah lingkungan.

“Pala Tomandin adalah identitas Fakfak yang diakui secara nasional. Buku ini memberikan panduan lengkap untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil melalui teknik modern,” jelas Widhi.

Baca Juga :  Kampung Sisir Gelar Pelatihan Ketahanan Pangan: Dorong Produktivitas Petani Pala dan Sinergi Ekonomi Kampung

Ia menambahkan bahwa buku ini dilengkapi dengan brosur panduan yang akan dibagikan langsung kepada petani saat pendampingan lapangan oleh tim GERTAK Fakfak.

Mendorong Literasi dan Edukasi Publik

Kedua buku ini tidak hanya ditujukan untuk pelaku usaha dan pekebun, tetapi juga untuk masyarakat luas.

“Kami akan mendistribusikan buku ini ke perpustakaan sekolah dan perpustakaan daerah, agar generasi muda dapat memahami dan mengelola potensi perkebunan lokal secara inovatif,” tambah Widhi.

Sektor Perkebunan sebagai Pilar Utama Fakfak

Peluncuran dua buku ini menegaskan pentingnya sektor perkebunan sebagai tulang punggung perekonomian Fakfak. Kelapa sawit dan pala Tomandin tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga membuka peluang besar dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui karya literasi ini, Dinas Perkebunan Fakfak berharap dapat memacu inovasi di kalangan generasi muda, memperkuat posisi Fakfak sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, serta menjadi model pembangunan ekonomi berbasis perkebunan yang kompetitif. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !
Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul
Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak
Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026
Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen
MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun Dua Solar Dryer Pala Jumbo Berbasis Swakelola Tahun 2025
Pembahasan Draft Perbub RAD Pala dan RAD Sawit Perkuat Arah Pembangunan Fakfak MEMBARA

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:48 WIT

Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:02 WIT

Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:17 WIT

MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT