Viral Anak Alami Kebutaan Akibat Lato-lato, ini Tanggapan Kemenkes

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Januari 2023 - 15:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lato-lato permainan yang sedang digandrungi anak-anak

lato-lato permainan yang sedang digandrungi anak-anak

tagarutama.com – Di media sosial, sejak pertengahan Desember 2022 lato-lato menjadi viral, mainan ini digilai oleh semua kalangan di Indonesia dari anak-anak sampai orang dewasa. Permainan itu sempat terkenal di era 1990-an dan 2000-an, bahkan sudah dikenal sejak 80-an.

Dikutip dari berbagai sumber, permainan lato-lato pertama kali muncul di Amerika Serikat pada tahun 1960 dengan nama Clackers, ada yang juga menyebut click-clack atau knockers.

Baru kemudian pada tahun 1970 di kota kecil di Italia Utara bernama Calcanitello kompetisi permainan lato-lato pertama kali digelar saking populernya permainan tersebut.

Meski berasal dari Amerika Serikat lato-lato sempat dilarang disana. Pasalnya bahan Clackers atau lato-lato yang dibuat dari Tempered Glass itu dianggap berbahaya oleh Food Drug Administration, lembaga yang mengatur keamanan mainan di Amerika Serikat.

Baca Juga :  7 Buah Lezat yang Bantu Jaga Kesehatan Ginjal, Nomor 4 Tak Disangka

Walaupun permainan lato-lato sedang digandrungi oleh anak-anak dan dapat membantu mengurangi kecanduan anak pada gawai, sebagai orang tua, kita tetap perlu memberikan perhatian pada anak saat sedang bermain lato-lato karena mainan tersebut juga bisa menimbulkan efek berbahaya.

Baca juga: Lato-lato, musnahkan atau lanjutkan ?

Baca juga: Kesehatan Mental Keluarga Sama Pentingnya Dengan Kesehatan Fisik

Permainan ini memang bisa membuat anak mengalami kecelakaan saat bermain. Baru-baru ini kita dibuat was-was atas adanya kabar viral, dalam sebuah pesan berantai yang beredar, ada anak yang bermain lato-lato dan tak sengaja mengenai bola mata.

Anak dalam berita tersebut juga disebut mengalami cedera parah. Celakanya, bocah SD itu disebut mengalami kebutaan akibat kejadian ini.

Baca Juga :  Waspada! Minuman Berenergi Berlebihan Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Ahli

Berikut isi pesan singkat yang beredar, “Assalamualaikum teman2..mau saling mengingatkan yg pada punya anak main lato-lato diawasin yaa… ini temen ponakan SD kelas 3 main lato2 kena bola mata pecah akhirnya diangkat dan mata buta sebelah, dah makan korban yaa.. Waspadalah waspadalah,” tutur pesan tersebut.

Terkait berita viral tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan kejadian ini termasuk kasus trauma. Oleh karena itu, tidak wajib melaporkan ke Kemenkes RI.

“Ini kasus trauma, jadi bukan kejadian keracunan dan penyakit ya,” ujar dr Nadia saat ditemui Senin (9/1/2022).

Meski demikian, dr Nadia menghimbau agar setiap orangtua tetap melakukan pengawasan pada anak-anak saat bermain lato-lato sehingga tidak muncul kejadian yang sama.(tu/ffk)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manfaat Buah Pala di Musim Hujan, Bantu Legakan Flu dan Hidung Tersumbat
Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara
Presiden Prabowo Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia
BGSi dan Peta Genetik Indonesia untuk Penyakit Prioritas
Tim TCK Perkuat Layanan Medis dan Imunisasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Utara
Dinkes Mimika Perkuat Pencegahan HIV-AIDS Lewat Tes Dini dan Edukasi Masyarakat
Waspada! Minuman Berenergi Berlebihan Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Ahli
7 Buah Lezat yang Bantu Jaga Kesehatan Ginjal, Nomor 4 Tak Disangka

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:16 WIT

Manfaat Buah Pala di Musim Hujan, Bantu Legakan Flu dan Hidung Tersumbat

Senin, 26 Januari 2026 - 21:15 WIT

Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara

Senin, 26 Januari 2026 - 21:05 WIT

Presiden Prabowo Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Senin, 26 Januari 2026 - 20:33 WIT

BGSi dan Peta Genetik Indonesia untuk Penyakit Prioritas

Senin, 26 Januari 2026 - 14:02 WIT

Tim TCK Perkuat Layanan Medis dan Imunisasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Utara

Berita Terbaru