Presiden Prabowo Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 21:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pemerintah (foto : istimewa0

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pemerintah (foto : istimewa0

tagarutama.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama pemerintah, khususnya melalui sektor kesehatan. Salah satu langkah konkretnya adalah menjamin layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat diakses seluruh warga negara secara rutin setiap tahun sepanjang hidup.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. Dalam forum internasional itu, ia mengungkapkan bahwa hingga kini lebih dari 70 juta penduduk Indonesia telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer nasional.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Pada Masyarakat Fakfak, Teruslah Menjaga Desa Dengan Baik dan Bijaksana

Program CKG dirancang sebagai hak dasar masyarakat dan akan terus dikembangkan agar menjangkau seluruh lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pemerintah menilai pemeriksaan kesehatan berkala menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar program populis, melainkan langkah strategis dan rasional untuk meningkatkan produktivitas nasional melalui upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit.

“Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas. Berdasarkan kajian para ahli, dalam jangka panjang kebijakan ini justru akan menghemat anggaran hingga miliaran dolar Amerika Serikat,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Investor Korea Lirik 20 Ribu Ha Lahan Bomberay, Fakfak Siap Jadi Sentra Perkebunan Baru

Selain memperkuat sistem skrining kesehatan, pemerintah juga mempercepat pemerataan akses layanan kefarmasian. Salah satunya melalui pembangunan 83.000 apotek desa yang akan menyediakan obat-obatan generik bersubsidi secara langsung kepada masyarakat.

Dengan dukungan layanan kesehatan yang merata dan terjangkau, pemerintah optimistis kualitas modal manusia Indonesia akan semakin meningkat. Kondisi tersebut diyakini mampu memutus rantai kemiskinan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(*)

(TU/JM)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan
Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”
Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta
Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo
Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat
Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi
Kemenhaj Sambut Fatwa Muhammadiyah soal Penyembelihan Dam di Tanah Air
BPOM Perketat Pengawasan Tramadol, Penjualan Bebas di Kios Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:18 WIT

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:40 WIT

Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:17 WIT

Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:49 WIT

Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:11 WIT

Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat

Berita Terbaru