tagarutama.com, Manokwari – Sebanyak 20 dari 60 calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat periode 2025–2030 berhasil melaju ke tahapan seleksi berikutnya setelah dinyatakan lolos seleksi tertulis dan psikologi. Proses ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi yang diselenggarakan secara ketat dan transparan oleh Tim Seleksi (Timsel) KPU Papua Barat.
Ketua Timsel KPU Papua Barat, Mohamad Jen Wajo, mengungkapkan bahwa para peserta yang lolos berhak mengikuti seleksi kesehatan dan wawancara yang akan digelar pada pertengahan Juni.
“Seleksi kesehatan akan berlangsung pada 16 hingga 17 Juni 2025 di RSUD Papua Barat (RS Dimara) Manokwari. Sementara itu, seleksi wawancara dijadwalkan pada 18 hingga 20 Juni 2025,” jelas Jen Wajo, Jumat (13/6/2025).
Ia menambahkan, hasil seleksi tertulis dan psikologi dikategorikan ke dalam tiga kelompok berdasarkan akumulasi nilai, yaitu direkomendasikan, dipertimbangkan, dan tidak direkomendasikan.
“Peserta yang direkomendasikan langsung melaju ke tahap selanjutnya. Sedangkan yang masuk kategori dipertimbangkan, kami lakukan pemeringkatan berdasarkan nilai tertulis, baik pilihan ganda maupun esai. Jika tidak direkomendasikan, maka dinyatakan gugur,” tegasnya.
Sekretaris Timsel, Mervin Arison Asmuruf, menjelaskan bahwa dari total 60 calon, hanya 58 orang yang hadir mengikuti seleksi karena dua peserta berhalangan.
“Dari hasil penilaian, tujuh orang dinyatakan direkomendasikan, 22 dipertimbangkan, dan 29 tidak direkomendasikan. Setelah dilakukan pemeringkatan terhadap 22 peserta yang dipertimbangkan, hanya 13 dengan nilai tertinggi yang lolos. Jadi, total 20 orang berhak lanjut ke tahap berikut,” ujar Mervin.
Baca Juga : Sinergi dan Transparansi, Pemkab Fakfak Salurkan Hibah Melalui NPHD 2025
Ia juga merinci latar belakang para peserta yang lolos. Dari 20 nama tersebut, lima orang merupakan penyelenggara pemilu aktif, enam adalah mantan penyelenggara, dan sembilan lainnya berasal dari kalangan non-penyelenggara.
Mervin menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas. Sebagai bentuk komitmen, seluruh anggota Timsel telah menandatangani pakta integritas sebelum proses seleksi dimulai.
“Integritas kami sebagai Tim Seleksi dipertaruhkan dalam proses ini. Kami tidak main-main karena sebelumnya juga sudah beberapa kali terlibat dalam seleksi penyelenggara pemilu,” tegasnya.
Berikut 20 nama calon anggota KPU Provinsi Papua Barat periode 2025–2030 yang berhasil lolos seleksi tertulis dan psikologi:
- Abdon Retraubun
- Abdul Muin Salewe
- Abraham Ramandei
- Adi Murat
- Anggrana Lapudooh
- Aristanto
- Berthy Leleulya
- Chandra Kirana
- Christine Ruth Rumkabu
- Eko Priyo Utomo
- Endang Wulansari
- Enggelina Monika Sauyai
- Fahri Rafli
- Fheni Rhafina Ursula Uswanas
- Francis Edward Makabory
- Hasanudin Rettob
- Ibnu Mas’ud
- Mus Mualim
- Roberth B. Yumame
- Talib Ali Fidmatan
Proses seleksi calon anggota KPU ini akan terus berlanjut hingga terpilih lima komisioner definitif yang akan memimpin penyelenggaraan pemilu di Papua Barat untuk periode lima tahun ke depan. (TU.03)