Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Teguhkan Peran Perempuan Muda dalam Membangun Peradaban

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 10:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tagarutama.com, Manokwari – Nasyiatul Aisyiyah (NA) sukses menyelenggarakan Tanwir II, forum musyawarah nasional tertinggi kedua setelah Muktamar, di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Banten. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (4–6 September) ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi yang lebih inklusif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Tanwir II dihadiri oleh ratusan kader dari 34 wilayah NA se-Indonesia, serta tokoh nasional seperti Prof. Haedar Nasir, Prof. Yusril Ihza Mahendra, Dr. Lula Kamal, Abdul Mu’ti, dan Haedar Nashir. Agenda meliputi pleno, seminar kebangsaan, gala dinner, pembahasan AD/ART, serta peluncuran program unggulan 100 Juta Green Nasiah sebagai gerakan lingkungan berbasis kader perempuan muda.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Pada Masyarakat Fakfak, Teruslah Menjaga Desa Dengan Baik dan Bijaksana

Selaku ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nasir dalam amanatnya menyampaikan bahwa NA telah dan akan terus menjadi organisasi yang “berilmu, berhikmat, dan berlandaskan iman serta takwa.

Ketua Umum NA, Ariati Dina Puspitasari, mengajak seluruh kader untuk “terbangkan mimpi setinggi langit” dan terus bersinergi membangun masa depan peradaban yang kokoh.

Sementara itu, PWM Banten melalui Sekretaris Zakaria Syafei berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan pengalaman berharga bagi masyarakat dan peserta.

Baca Juga : Meta AI Dinilai Ubah Wajah Jurnalistik, AWI Fakfak Tekankan Literasi Digital Wartawan

Kehadiran delegasi dari Papua Barat menjadi sorotan tersendiri. Dalam forum, PWNA Papua Barat menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas program strategis yang telah dijalankan sejak Tanwir I, termasuk penguatan ideologi, kaderisasi, dan kontribusi sosial di wilayah dengan tantangan geografis yang kompleks.

Baca Juga :  Penutupan Seminar Nasional: Fakfak Jadi Titik Sejarah Masuknya Islam di Tanah Papua

“Dari ujung barat Papua, kami ingin menegaskan bahwa perempuan muda Muhammadiyah siap menjadi pilar peradaban yang berilmu, berdaya, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” tegas perwakilan PWNA Papua Barat.

Tanwir II NA menjadi bukti nyata bahwa perempuan muda Indonesia, khususnya kader NA, terus bergerak maju sebagai subjek pembangunan dan penjaga nilai-nilai keadaban. Dengan semangat Islam berkemajuan, NA meneguhkan komitmennya untuk hadir dan berdampak di tengah masyarakat. [TU.02]

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sarasehan Kemerdekaan, GNB Sampaikan Delapan Pesan untuk Indonesia
Aksi Damai Greenpeace Soroti Jejak Nikel yang Mengancam Raja Ampat
BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan
Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”
Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta
Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo
Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat
Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:14 WIT

Sarasehan Kemerdekaan, GNB Sampaikan Delapan Pesan untuk Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:54 WIT

Aksi Damai Greenpeace Soroti Jejak Nikel yang Mengancam Raja Ampat

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:18 WIT

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:40 WIT

Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:17 WIT

Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta

Berita Terbaru