MBG Kurangi Beban Orangtua dan Dorong Ekonomi Kampung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penyerahan simbolis dari Mitra SPPG Yayasan Tikar Rasa oleh Anggota DPR Papua Barat H. Saleh Siknun.

Foto. Penyerahan simbolis dari Mitra SPPG Yayasan Tikar Rasa oleh Anggota DPR Papua Barat H. Saleh Siknun.

tagarutama.com, Fakfak – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh SPPG Yayasan Tikar Rasa dilaunching Rabu, 22 Oktober 2025 di SMP Negeri 2 Fakfak. Program Pemerintahan Prabowo Gibran mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Selain membantu pemenuhan gizi anak sekolah, program ini juga dinilai mampu mengurangi beban orangtua dan mendorong ekonomi masyarakat kampung.

Kepala Distrik Fakfak Tengah, Soleman Temongmere, dalam sambutannya launching MBG di SMP Negeri 2 Fakfak menilai program MBG membawa dampak positif yang nyata.

“Dulu, kami berangkat sekolah kadang tanpa sempat makan. Sekarang pemerintah hadir membantu melalui program MBG ini. Terima kasih kepada mitra, Yayasan Tikar Rasa, yang turut mendukung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bahan baku makanan yang digunakan bisa diperoleh dari masyarakat kampung sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga.

“Mari kita syukuri dan dukung bersama. Berpikirlah positif, karena niat pemerintah ini tulus untuk masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Baca Juga :  Bapenda Fakfak Gencarkan Sosialisasi Pajak dan Retribusi Daerah di 17 Distrik: Dorong Peningkatan PAD dan Kepatuhan Masyarakat

Sebagai Mitra pelaksana program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yakni Yayasan Tikar Rasa melalui Ketua Yayasan Tikar Rasa Bukhari Mahubessy, ditempat yang sama saat ditemui menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan amanah pemerintah dengan sebaik mungkin meskipun masih ada berbagai tantangan di lapangan.

Ia juga menyoroti perbedaan kondisi antara daerah di Papua dan wilayah lain seperti Jawa.

“Penyesuaian harga bahan makanan tentu berbeda antara Papua dan Jawa, tapi kami berkomitmen untuk tetap memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” katanya.

“Apalagi dengan banyaknya kasus keracunan makanan di luar sana, kami berharap semua pihak mengikuti prosedur dengan benar agar keamanan pangan tetap terjaga. Harapan kami, program ini terus berlanjut” tambahnya.

Baca Juga : SPPG Yayasan Tikar Rasa Launching Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 2 Fakfak

Sementara itu, H. Saleh Siknun, Anggota DPR Papua Barat yang juga mitra SPPG Yayasan Tikar Rasa, menyampaikan bahwa MBG bukan hanya soal makan gratis, tetapi juga tentang pembelajaran karakter dan kedisiplinan.

Baca Juga :  Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar

“Kami ingin anak-anak belajar tanggung jawab. Setelah makan, mereka mencuci alat makan sendiri. Namun tak perlu khawatir, semua peralatan tetap kami cuci ulang di dapur SPPG agar memenuhi standar kebersihan,” jelasnya.

Saleh Siknun menambahkan bahwa SPPG akan terus berkolaborasi dengan kelompok nelayan dan petani lokal agar manfaat program ini juga dirasakan masyarakat di kampung-kampung sekitar.

“Program ini bukan sekadar makan kenyang, tapi makan bergizi. Salam untuk para orangtua di rumah, mari kita jaga anak-anak kita dengan makanan sehat dan bergizi,” tutupnya. (TU 01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Sawit PT STM Agro Energi Masuki Tahap Pemetaan Lahan dan Persiapan AMDAL
Khom Wria, Wujud Nyata Fakfak Membara dalam Memberdayakan Mama-Mama Asli Fakfak
Lestarikan Pinang Endemik Fakfak, Dinas Perkebunan Tanam 1.600 Bibit di Kampung Kiat
Kesbangpol Fakfak Sosialisasikan Tata Kelola dan Legalitas Ormas untuk Perkuat Peran Organisasi di Masyarakat
Perkuat Pala Unggul Fakfak, Pemkab Bangun 10 Asaran Pala Tradisional di Kampung Sentra Produksi Tahun 2026
BBPPTP Ambon Sertifikasi 40 Ribu Bibit Pala Tomandin Fakfak, Perkuat Ketersediaan Bibit Unggul Bersertifikat
PENAS XVII 2026: Produk Hilirisasi Pala Tomandin Fakfak Tampil Memukau di Ajang Nasional
Dorong Ekonomi Rakyat, Pemda Fakfak Kembangkan Tembakau Negeri Seluas 1 Hektare di Teluk Patipi dan Kramongmongga

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:12 WIT

Investasi Sawit PT STM Agro Energi Masuki Tahap Pemetaan Lahan dan Persiapan AMDAL

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:12 WIT

Khom Wria, Wujud Nyata Fakfak Membara dalam Memberdayakan Mama-Mama Asli Fakfak

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03 WIT

Lestarikan Pinang Endemik Fakfak, Dinas Perkebunan Tanam 1.600 Bibit di Kampung Kiat

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:41 WIT

Kesbangpol Fakfak Sosialisasikan Tata Kelola dan Legalitas Ormas untuk Perkuat Peran Organisasi di Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:33 WIT

Perkuat Pala Unggul Fakfak, Pemkab Bangun 10 Asaran Pala Tradisional di Kampung Sentra Produksi Tahun 2026

Berita Terbaru