tagarutama.com, Fakfak – Melihat peluang besar di pasar komoditas Pala Tomandin, Pemerintah Kabupaten Fakfak tak tinggal diam. Melalui Dinas Perkebunan, mereka menyiapkan sejumlah program unggulan untuk mengembangkan komoditas Pala Tomandin. Dinas Perkebunan Fakfak telah menyusun rencana kerja (Renja) dan rencana kerja anggaran (RKA) Tahun 2025, yang mencakup berbagai kegiatan budidaya untuk mendukung peningkatan produksi dan perluasan lahan.
Salah satu program prioritas adalah perluasan lahan tanam Pala Tomandin di lima koridor strategis: Ruas Jalan Fakfak-Kokas, Ruas Jalan Kokas (Kinam)-Arah Bomberay, Ruas Jalan Kinam-Andamata, Ruas Jalan Distrik Kayauni-Teluk Patipi, dan Ruas Jalan Sum-Sangkiti. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kontribusi ekonomi lokal.
Dalam wawancara terkait dengan keberlanjutan Program Gerakan Tanam Kebun Fakfak (Gertak Fakfak), Widhi Asmoro Jati, ST, MT, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, menegaskan pentingnya program ini. Gertak Fakfak adalah upaya optimalisasi lahan kebun masyarakat untuk mendorong produktivitas tanaman Pala Tomandin. Gerakan ini mencakup kegiatan pembiasaan, pendampingan, pemberdayaan, serta praktek tanam langsung di lahan masyarakat lokal.
“Dengan dukungan anggaran Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2025, kami akan memperluas lahan pala seluas 65 hektar. Target kami adalah mengintervensi 80 pekebun dengan menyediakan 6.500 bibit Pala Tomandin yang siap ditanam di sepanjang koridor jalan yang telah dibuka,” ujar Widhi Asmoro Jati.
Kegiatan perluasan lahan ini sebenarnya telah dimulai tahun lalu, namun akan dioptimalkan pada 2025, terutama di koridor jalan baru menuju Distrik Furwagi, Koridor Pesisir Kinam-Andamata, serta lokasi proyek strategis Pupuk Fakfak. Selain itu, fokus juga diarahkan pada optimalisasi lahan di Distrik Mbahamdandara dan koridor sepanjang Ruas Jalan Kokas-Hurimber.
Pelaksanaan program ini melibatkan mekanisme ekstensifikasi dan peminatan langsung dari pekebun yang memiliki lahan di sepanjang ruas jalan sasaran. Dinas Perkebunan akan melakukan sosialisasi di kampung-kampung yang memiliki hak ulayat, untuk memastikan bahwa lahan tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk penanaman Pala Tomandin.
Dengan adanya program ini, diharapkan sepanjang koridor jalan akan terisi oleh tanaman Pala Tomandin yang menjadi investasi jangka panjang. Selain memiliki nilai ekonomis tinggi, pala juga diharapkan dapat terintegrasi dengan tanaman jangka pendek untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Manfaat lain dari program ini meliputi peningkatan luas lahan tanam pala, yang akan menjamin kenaikan produksi dalam beberapa tahun ke depan sebagai tambahan sumber pendapatan masyarakat. Program ini juga berkontribusi pada perbaikan lingkungan, seperti pencegahan erosi tanah, konservasi alam, keanekaragaman hayati, serta pemanfaatan ruang koridor jalan yang lebih produktif dan ekonomis.
Dinas Perkebunan Fakfak berharap dengan adanya program ini, Pala Tomandin dapat menjadi komoditas unggulan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat. (TU.01)