Dinas Perkebunan Fakfak Gelar Pelatihan Budidaya Pala di Teluk Bintuni, Perkuat Sinergi Antarwilayah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 13:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pelatihan budidaya tanaman pala di Kabupaten Teluk Bintuni.

Foto. Pelatihan budidaya tanaman pala di Kabupaten Teluk Bintuni.

tagarutama.com, Teluk Bintuni – Dalam upaya memperkuat sinergi antarwilayah dan meningkatkan kapasitas petani, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak hadir dan berperan aktif dalam pelatihan budidaya tanaman pala di Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 50 petani pala dari berbagai distrik di Teluk Bintuni.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya yang baik dan benar, mulai dari jarak tanam ideal hingga teknik grafting (sambung pucuk) yang terbukti efektif mempercepat masa produksi tanaman pala.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni, Yanuarius Baru, yang menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Dinas Perkebunan Fakfak.

“Saat ini Kabupaten Teluk Bintuni tengah mengembangkan lahan seluas 457 hektare untuk budidaya tanaman pala. Pelatihan ini menjadi bagian dari program strategis kami untuk mengembangkan sektor perkebunan secara lebih serius dan berkelanjutan. Kami harap para petani mampu menerapkan ilmu yang didapat dan menghasilkan pala berkualitas tinggi,” ujar Yanuarius.

Baca Juga :  Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI

Dinas Perkebunan Fakfak mengirimkan dua narasumber andal, Konstantinus Uswanas, S.St., dan Jufri, yang tak hanya menyampaikan materi teori tetapi juga memandu praktik lapangan. Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta, khususnya Orang Asli Papua (OAP) dari Teluk Bintuni, yang mengikuti setiap sesi pelatihan dengan penuh semangat.

Menurut kedua pemateri, semangat belajar peserta menunjukkan kesadaran masyarakat akan potensi besar tanaman pala sebagai sumber penghidupan jangka panjang sekaligus pemanfaatan kekayaan alam lokal secara berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen lintas wilayah dalam mengembangkan komoditas pala sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Sejak awal saya memimpin Dinas Perkebunan, kami berupaya membangun komunikasi dan kerja sama antarwilayah sebagai inovasi untuk memperkuat posisi komoditas unggulan berbasis wilayah, tidak hanya di Fakfak tetapi juga di kabupaten-kabupaten lain yang memiliki potensi serupa di Papua Barat,” jelas Widhi.

Baca Juga : Menjaga Keaslian Pala Fakfak, Disbun Fakfak dan DTPHP Papua Barat Dorong Penangkar Kra Gula Jadi Sentra Bibit Unggul Pala Tomandin

Lebih lanjut, Widhi menyampaikan bahwa kerja sama ini mencakup transfer pengetahuan, teknologi budidaya, pelatihan, dan pendampingan teknis dengan dukungan SDM Dinas Perkebunan Fakfak yang siap berbagi keahlian secara spesifik dan terarah.

Baca Juga :  Dua Buku Karya Monumental Diluncurkan: Perkuat Literasi dan Sektor Perkebunan di Hari Perkebunan Nasional ke-67

“Mudah-mudahan dengan sinergitas ini segera terbentuk ekosistem budidaya pala yang kuat antarwilayah di Papua Barat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat:

  • Meningkatkan kapasitas dan keterampilan petani di kabupaten mitra,
  • Mendorong adopsi teknologi perkebunan modern,
  • Memperkuat posisi komoditas pala sebagai produk unggulan daerah dan provinsi,
  • Menjadi bagian dari strategi jangka panjang membangun kekuatan ekonomi daerah berbasis komoditas.

Pelatihan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama antarwilayah dalam pengembangan sektor perkebunan sebagai penggerak ekonomi daerah, sekaligus mendukung visi Papua Barat sebagai pusat produksi palaberkualitas ekspor. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI
Perkuat Citra Kota Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Hadirkan Ikon Selfie Buah Pala Tomandin
Kadis Perkebunan Fakfak: Program Pala Unggul 1.000 Hektare Bukan Sekadar Bantuan, tetapi Investasi Masa Depan Petani OAP
Pemkab Fakfak Resmi Buka Program Peminatan Pala Unggul 1.000 Hektare Tahun 2026, Ini Persyaratannya
Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak
Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI
Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih
Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:40 WIT

Kemenkum Papua Barat Dukung Produk Lemak Pala Fakfak Peroleh Perlindungan HKI

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:10 WIT

Perkuat Citra Kota Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Hadirkan Ikon Selfie Buah Pala Tomandin

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:32 WIT

Pemkab Fakfak Resmi Buka Program Peminatan Pala Unggul 1.000 Hektare Tahun 2026, Ini Persyaratannya

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:19 WIT

Kelompok Tani Mbuten Kampung Adora Apresiasi Program Pala Unggul 200 Hektare, Dorong Pala Jadi Investasi Masa Depan Fakfak

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIT

Festival Pesona Kota Pala Fakfak Resmi Ditetapkan Berbasis HAKI, Pemkab Terima Piagam dari Kemenkum RI

Berita Terbaru