Petani Tomandin Dapat Apresiasi, Panen Pala Barat Fakfak Resmi Dimulai Oktober 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 06:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT mengunjungi Salah satu pengepul pala.

Foto. Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT mengunjungi Salah satu pengepul pala.

tagarutama.com, Fakfak – Memasuki musim panen Pala Barat di bulan Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan memberikan apresiasi kepada para petani dan pengepul pala di Tomandin yang telah sabar menunggu waktu panen yang tepat. Kesabaran ini dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga kualitas pala yang menjadi komoditas unggulan daerah Fakfak.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa panen pala tidak bisa dilakukan sekaligus, melainkan bertahap sesuai tingkat kematangan buah.

“Oktober adalah waktu yang tepat untuk panen pala. Namun, panen tidak bisa dilakukan serentak karena tingkat kematangan berbeda-beda, bahkan dalam satu pohon sekalipun bisa terdapat buah muda dan buah matang. Maka pemetikan harus bertahap dan berulang,” jelasnya.

Menurut Widhi, perbedaan kematangan juga dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayah Fakfak yang beragam, mulai dari bukit, pegunungan, hingga pesisir, dengan intensitas cahaya matahari yang tidak sama.

Baca Juga : Ahmadi, Pengepul Pala Fakfak Hadirkan Inovasi Penjemuran Fuli: Model Jaga Mutu Tomandin

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hasil panen. Buah pala yang matang sempurna ditandai dengan kulit menguning dan mulai terbuka secara alami, fuli (bunga pala) berwarna merah cerah serta melekat erat pada biji, dan buah terasa ringan saat ditekan.

Baca Juga :  Pasca Sertifikasi Bibit Pala Tomandin, Dinas Perkebunan Lakukan Pengawasan Menjamin Kelayakan Bibit Pala Siap Tanam

“Mutu pala tidak hanya ditentukan pada saat panen, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh penanganan pascapanen. Mulai dari pengupasan, pemisahan biji dan fuli, proses pengeringan, hingga penyimpanan harus dilakukan sesuai standar. Jika salah satu tahapan tidak diperhatikan, kualitas bisa turun, bahkan memicu tumbuhnya jamur,” tambah Widhi.

Harga Pala Grosir Tertinggi per 1 Oktober 2025 :

  • Pala Mentah: Rp45.000/kg atau 1.000 butir Rp550.000 – Rp600.000
  • Pala Kulit Tuli: Rp41.000/kg
  • Pala Goyang: Rp68.000/kg
  • Pala Ketok K1: Rp105.000/kg
  • Pala Ketok K2: Rp50.000/kg
  • Pala Ketok K3: Rp35.000/kg
  • Bunga Pala (Fuli): Rp225.000/kg
Baca Juga :  Pemkab Fakfak Benahi BPT–PIT Pala Tomandin sebagai Fondasi Program Strategis Pala Unggul dan Perlindungan Indikasi Geografis

Widhi juga menekankan agar para pengepul mengikuti arahan pemerintah sesuai surat edaran Bupati Fakfak, demi menjaga reputasi pala Fakfak di pasar domestik maupun ekspor.

“Pala Fakfak dikenal sebagai salah satu yang terbaik. Untuk itu, kualitas harus dijaga. Harga jual dan nama baik daerah sangat bergantung pada bagaimana kita memperlakukan hasil panen,” tegasnya.

Pemerintah berharap sinergi antara petani, pengepul, dan pemerintah terus terjaga. Dengan begitu, pala Fakfak tidak hanya menjadi sumber ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi daerah sebagai salah satu penghasil pala unggulan Indonesia yang berdaya saing tinggi di pasar dunia. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:58 WIT

Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT