Workshop Kreatif Kue Sifon Pala, Inovasi Baru Oleh-Oleh Khas Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Workshop Kreatif Pembuatan Kue Sifon Pala Fakfak menghadirkan Nining Inovasia, pastry chef sekaligus praktisi kuliner UMKM asal Jakarta.

Foto. Workshop Kreatif Pembuatan Kue Sifon Pala Fakfak menghadirkan Nining Inovasia, pastry chef sekaligus praktisi kuliner UMKM asal Jakarta.

tagarutama.com, Fakfak – Sebagai upaya mengembangkan potensi pala Tomandin Fakfak menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bekerja sama dengan Global Green Growth Institute (GGGI) menggelar Workshop Kreatif Pembuatan Kue Sifon Pala Fakfak sebagai produk oleh-oleh khas daerah.

Kegiatan ini menghadirkan Nining Inovasia, pastry chef sekaligus praktisi kuliner UMKM asal Jakarta, sebagai instruktur utama.

Workshop yang mengusung tema “Manisnya Pala Fakfak, Kue Sifon Pala sebagai Wajah Baru Kuliner Daerah” ini menjadi pilot project (proyek percontohan) pengembangan produk kreatif berbasis pala. Tujuannya adalah menciptakan nilai tambah dari hasil perkebunan pala serta mendorong pelaku UMKM Fakfak untuk mengembangkan produk olahan khas yang layak jual sebagai oleh-oleh unggulan daerah.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Fakfak yang diwakili oleh Staf Ahli, Rosani Salim, SE, MM, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kreatif ini.

“Tema workshop hari ini sejalan dengan semangat Program Strategis Pala Unggul dalam visi misi Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat). Pala bukan sekadar komoditas, tetapi simbol kebanggaan daerah dan kekuatan ekonomi lokal yang harus terus kita kembangkan,” ujar Rosani menyampaikan sambutan Bupati Fakfak.

Baca Juga : BPBD Fakfak Gelar FGD Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana 2025-2029

Peserta workshop terdiri dari beragam unsur, di antaranya PKK Kabupaten Fakfak, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan, koperasi binaan Dinas Perkebunan, kelompok usaha Lampu Kita, UMKM Kakusang Kokas, KUPS Kehutanan, serta kelompok program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).

Baca Juga :  Percepat Legalitas, BPOM dan Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Minyak Kayu Putih Bomberay Tembus Pasar Nasional

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kreatif masyarakat Fakfak.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada GGGI yang telah berinisiatif menghadirkan pastry chef profesional ke Fakfak. Melalui pelatihan ini, kami berharap Kue Sifon Pala dapat menjadi ikon baru kuliner Fakfak dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ungkap Widhi.

Baca Juga :  Harga Pala Tomandin Awal Februari 2025 Stabil, Beberapa Jenis Alami Kenaikan

Lebih lanjut, Widhi menegaskan bahwa meskipun kegiatan ini baru merupakan proyek percontohan, namun pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan produk Kue Sifon Pala agar dapat menjadi oleh-oleh khas Fakfak yang memiliki nilai jual tinggi.

“Kue Sifon Pala bukan sekadar makanan manis, tetapi simbol kreativitas dan kearifan lokal yang berpadu membentuk identitas baru kuliner Fakfak,” tambahnya.

Sementara itu, Nining Inovasia, instruktur dan pastry chef asal Jakarta, mengaku terkesan dengan semangat para peserta dan potensi pala Fakfak yang luar biasa.

“Saya optimis Kue Sifon Pala Fakfak bisa menembus pasar yang lebih luas. Tidak hanya dikenal di Jakarta, tetapi menjadi oleh-oleh khas yang membawa nama Fakfak semakin harum melalui cita rasa dan keunikan Pala Tomandin,” ujarnya.

Workshop ini diharapkan menjadi awal munculnya produk-produk inovatif berbasis pala lainnya yang mampu memperkuat citra Fakfak sebagai daerah penghasil pala unggulan di Papua Barat bahkan di Indonesia. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar
Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan
Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:16 WIT

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:46 WIT

Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Berita Terbaru