Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat bersama Dinas Perkebunan Fakfak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap delapan kebun benih BPT dan tiga unit penangkar pala Tomandin sebagai bagian dari penyusunan rencana aksi hilirisasi pala di Fakfak.

Tim gabungan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat bersama Dinas Perkebunan Fakfak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap delapan kebun benih BPT dan tiga unit penangkar pala Tomandin sebagai bagian dari penyusunan rencana aksi hilirisasi pala di Fakfak.

tagarutama.com, Fakfak – Penguatan Blok Penghasil Tinggi (BPT) Pala Tomandin terus digencarkan sebagai langkah strategis untuk menjaga mutu, kesinambungan produksi, serta memperkuat fondasi hilirisasi komoditas unggulan di Kabupaten Fakfak.

Upaya ini dilaksanakan melalui sinergi antara Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat. Tim gabungan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap delapan kebun benih BPT dan tiga unit penangkar pala Tomandin sebagai bagian dari penyusunan rencana aksi hilirisasi pala di Fakfak.

Kepala Bidang Perkebunan Provinsi Papua Barat, Heri Benidiktur, menjelaskan bahwa penilaian BPT dilakukan secara ketat dan terukur.

“Evaluasi difokuskan pada kemurnian varietas, produktivitas pohon induk, kesehatan tanaman, serta kesesuaian standar teknis pengelolaan kebun benih. Pada unit penangkaran, pengawasan diarahkan mulai dari seleksi buah dan biji, proses perkecambahan, hingga kesiapan bibit sehat yang layak disalurkan kepada petani,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh benih yang dihasilkan harus benar-benar bersumber dari pohon induk unggul berdaya hasil tinggi dan memiliki karakter mutu yang mendukung kebutuhan pasar nasional hingga ekspor.

Baca Juga :  Penguatan Brigade Pala Dorong Pengendalian OPT dan Produktivitas Pala Tomandin Fakfak

Penguatan BPT, lanjutnya, tidak semata ditujukan untuk mendorong peningkatan produksi. Lebih dari itu, langkah ini menjadi kunci menjamin ketersediaan bahan baku yang stabil bagi pengembangan produk hilir, seperti fuli, minyak atsiri, serta berbagai turunan pala bernilai tambah.

Dengan tersedianya benih unggul bersertifikat, produktivitas kebun rakyat diharapkan meningkat secara berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Fakfak sebagai sentra pala premium.

Perwakilan tim evaluasi dari BBPPT Ambon, Jondri, menekankan bahwa kondisi kebun BPT sangat ditentukan oleh tata kelola tajuk dan sirkulasi udara.

“Banyak kebun pala mengalami penurunan produksi bukan semata karena faktor umur tanaman, tetapi karena tajuk terlalu rapat. Kondisi ini menghambat cahaya matahari dan peredaran udara, sehingga kelembapan meningkat dan memicu serangan jamur, busuk buah, maupun penyakit batang,” jelasnya.

Ia menyebutkan, penerapan penjarangan cabang, pengaturan jarak tanam, sanitasi kebun, serta pemangkasan rutin wajib dilakukan secara konsisten.

“Dengan ruang tumbuh yang ideal, penyerapan unsur hara lebih optimal, fotosintesis berjalan efektif, pembungaan lebih seragam, dan kualitas buah tetap terjaga. Kebun benih harus dikelola sesuai standar perbenihan, karena berfungsi sebagai sumber genetik unggul, bukan kebun budidaya biasa,” tambahnya.

Baca Juga :  Fakfak Siap Lompatan Pendidikan: Raker Pendidikan Akan Rumuskan Langkah Strategis

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menegaskan bahwa kesiapan pelaksanaan program 1.000 hektare Kawasan Pala (Kapala Emas) telah memasuki tahap matang.

“Program Kapala Emas tidak hanya berorientasi pada perluasan areal tanam, tetapi juga penguatan fondasi produksi melalui penyediaan sumber benih unggul dan peningkatan kualitas kebun rakyat,” ungkapnya.

Saat ini, Fakfak memiliki delapan BPT–PIT (Blok Penghasil Tinggi – Pohon Induk Terpilih) yang dipelihara secara intensif sebagai pusat sumber benih pala Tomandin. Pohon induk dikelola melalui pemeliharaan rutin, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta pemupukan terjadwal setiap tiga bulan bersama tim teknis dan petani.

Menurut Widhi, penguatan BPT merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan perkebunan daerah.

“Pengembangan kawasan tidak sekadar mengejar luasan, tetapi memastikan kualitas, kesinambungan produksi, dan kesiapan bahan baku untuk industri pengolahan. Dengan sinergi lintas lembaga dan keterlibatan aktif petani, rantai pasok pala Fakfak dari hulu hingga hilir akan semakin kokoh dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak
Mom’s Bakery Indonesia dan Greens And Beans Tertarik Kembangkan Produk Pala Tomandin Fakfak, Dukung Perluasan Pasar Produk Lokal Berbahan Alami
Dinas Perkebunan Fakfak Gaungkan Gerakan “Fakfak Bersih Kotaku” untuk Mendukung Fakfak Membara
Tindak Lanjut Audiensi Bupati Fakfak dengan Menteri Pertanian RI, Program Peremajaan Kelapa Resmi Dimulai

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:44 WIT

Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:57 WIT

Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terbaru

Pau Cubarsi dan Lamine Yamal membawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026.

Olahraga

Dua Bintang Muda Antar Spanyol Raih Gelar Juara Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 05:27 WIT