Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tagarutama.com, Fakfak – Menjelang akhir Desember 2025, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menutup tahun anggaran dengan capaian kinerja yang menggembirakan dari sektor pala. Komoditas unggulan daerah ini terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, baik dari sisi peningkatan produksi maupun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selama delapan bulan pelaksanaan retribusi perdagangan pala antar pulau, penerimaan PAD tercatat terealisasi sebesar Rp531,5 juta, jauh melampaui target awal sebesar Rp200 juta yang ditetapkan berdasarkan perhitungan potensi sektor perkebunan oleh Badan Pendapatan Daerah. Dengan capaian tersebut, target penerimaan dinyatakan terpenuhi bahkan terlampaui secara signifikan.

Tidak hanya dari sisi fiskal, kinerja produksi pala Fakfak juga menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, total produksi pala mencapai 1.857,85 ton, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 1.632,70 ton. Artinya, terjadi kenaikan produksi sebesar 225,15 ton atau tumbuh sekitar 13,79 persen.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak dan Masyarakat Adat Mitimber Rehabilitasi Lahan Bekas Kebakaran dengan 1.000 Pohon Kayu Putih

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja terarah melalui Program Strategis Pala Unggul yang telah dilaunching sejak delapan bulan lalu.

“Realisasi PAD pala sebesar Rp531,5 juta serta peningkatan produksi hingga 1.857,85 ton atau naik 13,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya merupakan hasil dari terobosan kebijakan dan kerja terencana yang kami lakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, strategi yang diterapkan tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan produksi, tetapi juga menyentuh pembenahan tata kelola pala dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut meliputi penguatan budidaya melalui Gerakan Tanam Kebun (Gertak Fakfak), perluasan dan rehabilitasi kebun pala, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara terpadu, peningkatan mutu pascapanen, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia pekebun dan pelaku usaha pala.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengelolaan komoditas unggulan yang dilakukan secara serius, terencana, dan berkelanjutan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pekebun, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap PAD daerah.

Baca Juga :  Ucapan Selamat Relawan Sulap: Kemenangan Santun untuk Fakfak yang Lebih Baik

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut sejalan dengan visi dan misi Fakfak Membara, yang menitikberatkan pembangunan daerah pada penguatan potensi lokal, peningkatan nilai tambah komoditas unggulan, serta penguatan kemandirian fiskal daerah.

Berdasarkan data capaian tahun berjalan, realisasi PAD pala tahun 2025 tercatat meningkat hingga 165,75 persen dibandingkan target awal yang ditetapkan.

Atas dasar capaian tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perkebunan menargetkan penerimaan PAD pala pada tahun 2026 berada pada kisaran Rp650–700 juta, atau meningkat sekitar 30 persen.

Target progresif tersebut ditetapkan sebagai bagian dari penguatan kinerja Program Strategis Pala Unggul, sekaligus menjadi langkah konkret Pemerintah Daerah dalam mendorong optimalisasi komoditas pala sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sejalan dengan visi besar Fakfak Membara. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !
Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul
Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak
Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026
MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun Dua Solar Dryer Pala Jumbo Berbasis Swakelola Tahun 2025
Pembahasan Draft Perbub RAD Pala dan RAD Sawit Perkuat Arah Pembangunan Fakfak MEMBARA
Penguatan Brigade Pala Dorong Pengendalian OPT dan Produktivitas Pala Tomandin Fakfak

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:48 WIT

Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:19 WIT

Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:02 WIT

Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT