Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 21:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengendali Vektor Dinas Kesehatan Provinsi Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara dan Kepala Puskesmas Lapang melakukan pengendalian vektor nyamuk di pos-pos pengungsian Desa Kuala Cangkoi, Aceh Utara(foto : Humas Kemenkes)

Tim Pengendali Vektor Dinas Kesehatan Provinsi Aceh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara dan Kepala Puskesmas Lapang melakukan pengendalian vektor nyamuk di pos-pos pengungsian Desa Kuala Cangkoi, Aceh Utara(foto : Humas Kemenkes)

tagarutama.com, Jakarta – Dinas Kesehatan Provinsi Aceh melalui Tim Pengendali Vektor bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara dan Puskesmas Lapang melakukan pengendalian vektor nyamuk di sejumlah pos pengungsian banjir di Desa Kuala Cangkoi, Kabupaten Aceh Utara, Senin (20/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah tanggap darurat pascabanjir sekaligus upaya pencegahan penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria.

Pengendalian nyamuk difokuskan pada pemeriksaan jentik di berbagai tempat penampungan air di area pengungsian. Petugas juga menaburkan bubuk abate pada wadah air tertentu serta memberikan edukasi kepada warga terkait pencegahan sarang nyamuk melalui penerapan 3M Plus.

Kepala Puskesmas Lapang, Mastuti, mengatakan banjir berdampak pada seluruh desa di wilayah kerjanya. Dari total 11 desa, tiga di antaranya mengalami kerusakan paling parah, yakni Desa Kuala Cangkoi, Matang Baro, dan Kuala Keretou.

Baca Juga :  7 Buah Lezat yang Bantu Jaga Kesehatan Ginjal, Nomor 4 Tak Disangka

“Sebanyak 11 desa terdampak banjir, dan tiga desa mengalami kondisi terparah hingga menyebabkan rumah warga hanyut,” ujar Mastuti.

Tim menyisir pos-pos pengungsian di kawasan pesisir dengan memeriksa tempat penampungan air yang terbuka, genangan air di sekitar tenda pengungsian, serta fasilitas MCK darurat. Edukasi pencegahan DBD disampaikan menggunakan bahasa daerah agar mudah dipahami oleh masyarakat pengungsi.

Ketua Tim Pengendali Vektor Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Muhammad Jamil, menjelaskan bahwa penggunaan bubuk abate hanya diberikan pada penampungan air yang tidak digunakan sebagai sumber air minum.

Baca Juga :  Waspada! Minuman Berenergi Berlebihan Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Ahli

“Untuk tempat penampungan air minum yang ditemukan jentik, air dipindahkan terlebih dahulu, lalu wadah dibersihkan dan disikat agar telur nyamuk tidak tersisa,” jelasnya.

Salah satu warga pengungsian, Efendi (50), mengapresiasi kegiatan pemeriksaan jentik tersebut. Ia menyebut hingga saat ini belum ditemukan kasus DBD maupun malaria di lokasi pengungsian.

Muhammad Jamil menambahkan, pascabanjir belum terjadi peningkatan kasus DBD dan malaria di Kabupaten Aceh Utara. Daerah ini juga telah menyandang status eliminasi malaria sejak tahun 2020.

Ia mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan langkah 3M Plus, yakni menutup, menguras, dan mendaur ulang tempat penampungan air, serta melakukan upaya tambahan lain guna mencegah berkembangbiaknya nyamuk di lingkungan sekitar (*)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan
Billy Mambrasar Putra Papua Pertama di Dewan Komisaris PT Taspen
Saksi Sebut Ada Tekanan Permintaan Rp 2 Miliar dalam Kasus Izin TKA Kemnaker
Manfaat Buah Pala di Musim Hujan, Bantu Legakan Flu dan Hidung Tersumbat
Presiden Prabowo Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia
BGSi dan Peta Genetik Indonesia untuk Penyakit Prioritas
Tim TCK Perkuat Layanan Medis dan Imunisasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Utara
Irjen Pol Johnny Edison Isir Jabat Kadiv Humas Polri, Kombes Pol Ignatius : Benar Ada Rotasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:18 WIT

Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:40 WIT

Billy Mambrasar Putra Papua Pertama di Dewan Komisaris PT Taspen

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:29 WIT

Saksi Sebut Ada Tekanan Permintaan Rp 2 Miliar dalam Kasus Izin TKA Kemnaker

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:16 WIT

Manfaat Buah Pala di Musim Hujan, Bantu Legakan Flu dan Hidung Tersumbat

Senin, 26 Januari 2026 - 21:15 WIT

Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara

Berita Terbaru