Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Australia saat ini adalah Tony Burke dari Partai Buruh (ist)

Menteri Dalam Negeri Australia saat ini adalah Tony Burke dari Partai Buruh (ist)

tagarutama.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke MP, melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 27–29 Januari 2026 guna memperkuat kerja sama bilateral di bawah Kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif Australia–Indonesia. Kunjungan ini juga menegaskan komitmen kedua negara dalam menjaga kawasan yang aman, stabil, dan sejahtera.

Dalam kunjungan tersebut, Tony Burke bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, memimpin Rapat Dewan Menteri (Ministerial Council Meeting/MCM) ke-11 tentang Hukum dan Keamanan yang digelar di Jakarta pada 28 Januari 2026.

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kemitraan dalam berbagai isu strategis, di antaranya penanggulangan terorisme dan ekstremisme kekerasan, keamanan siber, keamanan maritim sipil, penyelundupan manusia, serta penanganan migrasi tidak teratur.

Baca Juga :  Total 27 Hari Libur di 2025: Pemerintah Tetapkan Jadwal Resmi, Siap-Siap Rencanakan Liburan Anda

Para menteri juga mengumumkan pembaruan Nota Kesepahaman Kerja Sama Keamanan Maritim antara Australian Border Force dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Kesepakatan tersebut bertujuan memperdalam koordinasi dan meningkatkan keamanan maritim bilateral.

Tony Burke menegaskan pentingnya kerja sama Australia dan Indonesia di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu. Menurutnya, kolaborasi kedua negara selama ini telah terbangun dengan kuat dan akan terus ditingkatkan demi kepentingan keamanan bersama dan stabilitas kawasan.

Baca Juga :  KPK Selidiki Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Raja Ampat, Empat Izin Usaha Dicabut

Selain menghadiri pertemuan tingkat menteri, Tony Burke juga melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pejabat Indonesia, antara lain Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Mendagri Australia juga menyambangi Semarang untuk mengunjungi Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC), lembaga kerja sama unggulan Australia–Indonesia yang berperan sebagai pusat regional penguatan penegakan hukum dan penanggulangan terorisme di Asia Tenggara. (*)

(TU/JM)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan
Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”
Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta
Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo
Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat
Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi
Kemenhaj Sambut Fatwa Muhammadiyah soal Penyembelihan Dam di Tanah Air
Menbud–Dubes Jerman Bahas Pembaruan Kerja Sama Budaya dan Repatriasi Fosil Sangiran

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:18 WIT

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:40 WIT

Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:17 WIT

Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:49 WIT

Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:11 WIT

Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat

Berita Terbaru