Kelompok Tomandin Uhkanda Pemuda Tetar Inisiatif Lahan 14 Ha, Dinas Perkebunan Fakfak Tanggap Cepat dengan Program GERTAK

By Redaksi

tagarutama.com, Fakfak – Dalam upaya mempercepat terwujudnya Program Strategis Pala Unggul yang menjadi bagian dari visi misi Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat), Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak terus mendorong perluasan lahan tanam pala, khususnya jenis unggulan lokal Pala Tomandin Fakfak, di sepanjang koridor akses jalan baru.

Langkah ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan menjajaki kelompok-kelompok peminatan mandiri di sejumlah kampung. Salah satu kelompok yang kini menjadi perhatian adalah Kelompok Tomandin Uhkanda Pemuda Kampung Tetar, Distrik Teluk Patipi. Kelompok ini telah menyiapkan lahan siap tanam seluas 14 hektare untuk ditanami pala.

“Kelompok ini sengaja kami bentuk dari anak-anak muda Kampung Tetar yang punya semangat gotong royong. Kami kerja bersama membersihkan lahan, dan setelah siap langsung kami laporkan ke Dinas Perkebunan,” ungkap Syamsudin Bauw, inisiator sekaligus penanggung jawab kelompok Tomandin Uhkanda.

Respon cepat pun datang dari Dinas Perkebunan melalui Tim GERTAK (Gerakan Tanam Kebun), yang langsung turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi.

“Kami tempuh perjalanan kaki sejauh 7 km untuk memastikan langsung kondisi aktual lahan dan mengambil titik koordinat,” jelas Imelda Hegemur, S.Sos, M.Si, Kepala Seksi Produksi dan Usaha Perkebunan.

Lanjutnya disampaikan, “Langkah ini penting agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak maksimal.”

Baca Juga : Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Sidak, Perketat Pengawasan Distribusi Pala Antar Pulau

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyatakan bahwa program Pala Unggul kini tengah dipacu melalui berbagai strategi kunci.

“Kami tidak hanya fokus pada perluasan lahan melalui program ekstensifikasi dan rehabilitasi, tapi juga perbaikan sistem perbenihan bersertifikat, pengendalian OPT terpadu, peningkatan kapasitas pekebun, serta pengembangan hilirisasi produk dan kerja sama lintas sektor,” terang Widhi.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kelompok Uhkanda yang dinilai serius, Dinas Perkebunan akan menyalurkan 1.400 bibit pala untuk lahan seluas 14 hektare dengan jarak tanam 10 x 10 meter. Selain itu, mereka juga akan menerima bantuan insentif senilai Rp70 juta untuk pembersihan dan perawatan kebun, yang berasal dari Program Gerakan Tanam Kebun (GERTAK).

“Kami sangat mengapresiasi kelompok-kelompok yang benar-benar serius. Sekarang, Dinas tidak menunggu proposal datang ke kantor. Justru kami yang turun langsung memfasilitasi gerakan tani yang telah siap,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan bagi para pekebun, seluruh bantuan insentif ini disalurkan melalui mekanisme perbankan, hasil kerja sama antara Dinas Perkebunan dan mitra perbankan lokal.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, perluasan lahan tanam dan peningkatan produksi pala diyakini akan terus tumbuh secara signifikan, memperkuat posisi Fakfak sebagai salah satu sentra produksi pala unggulan nasional. (TU.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *