Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Sidak, Perketat Pengawasan Distribusi Pala Antar Pulau

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 08:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Abdul Jalil Karoror, SP, MM., bersama tim pengawasan yang terdiri dari George Waruma, S.ST dan Ali Muin Hobrouw, A.Md. melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik produk, kadar air, serta kelengkapan dokumen pengiriman terhadap pelaku usaha grosir pala yang terlibat dalam perdagangan antar pulau.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Abdul Jalil Karoror, SP, MM., bersama tim pengawasan yang terdiri dari George Waruma, S.ST dan Ali Muin Hobrouw, A.Md. melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik produk, kadar air, serta kelengkapan dokumen pengiriman terhadap pelaku usaha grosir pala yang terlibat dalam perdagangan antar pulau.

tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka memastikan kualitas dan legalitas komoditas unggulan daerah, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah pelaku usaha grosir pala yang terlibat dalam perdagangan antar pulau.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat dan pemangku kepentingan terkait potensi penurunan mutu serta maraknya peredaran produk yang tidak sesuai standar.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Abdul Jalil Karoror, SP, MM, memimpin langsung kegiatan ini bersama tim pengawasan yang terdiri dari George Waruma, S.ST dan Ali Muin Hobrouw, A.Md. Dalam sidak tersebut, tim membawa alat Moisture Meter Portabel untuk mengukur kadar air dalam produk pala yang telah dikemas di dalam karung.

“Kami ingin memastikan bahwa komoditas unggulan seperti pala Tomandin tidak hanya terjaga kualitasnya, tetapi juga diperdagangkan sesuai aturan, agar tidak merugikan petani maupun konsumen,” ujar Abdul Jalil Karoror.

Baca Juga :  Produksi Pala Tomandin Fakfak Naik Signifikan, Capai 735,98 Ton Hingga April 2025

Petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik produk, kadar air, serta kelengkapan dokumen pengiriman. Temuan ini akan menjadi dasar evaluasi dan pembinaan lebih lanjut terhadap pelaku usaha.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyatakan bahwa sidak ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan reputasi pala Fakfak sebagai produk unggulan yang berdaya saing tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor.

“Kalau asal-usul dan mutu produk sudah terjamin, tentu kepercayaan pembeli dari luar daerah akan meningkat. Ini penting untuk menjaga kelangsungan usaha dan nama baik Fakfak sebagai Kota Pala,” tegas Widhi Asmoro.

Baca Juga : Dorong Produktivitas dan Hilirisasi, Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Kelompok Pala Guraferi Patimburak Binaan Yayasan Kaleka

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan pelaku usaha yang memaksakan pengiriman produk tanpa memenuhi standar mutu, seperti kadar air yang melebihi batas, sangat berisiko dan bisa dikenakan sanksi tegas.

Baca Juga :  KAMMI Daerah Papua Barat Gelar Musda V: Gubernur Elisa Kambu Dorong Pemuda Jadi Pilar Pembangunan Daerah

“Kami imbau kepada seluruh pelaku usaha agar tidak tergoda melakukan praktik curang. Mutu produk adalah tanggung jawab bersama. Jika kita sembarangan, bukan hanya satu pelaku usaha yang rugi, tapi seluruh ekosistem niaga pala di Fakfak bisa terdampak,” tambahnya.

Widhi juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan pasar agar harga pala tetap stabil dan tidak jatuh akibat pengolahan yang tidak profesional.

“Menjaga mutu bukan sekadar soal aturan, tapi bentuk kecintaan kita terhadap pala sebagai identitas Fakfak. Mari kita jaga bersama produk kebanggaan ini agar terus memberi nilai ekonomi bagi semua pihak,” pungkasnya.

Langkah pengawasan ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi semua pelaku usaha untuk terus meningkatkan standar pengolahan dan distribusi pala, demi keberlangsungan industri rempah khas Fakfak yang telah dikenal hingga ke pasar global. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru