Letjen Kunto Arief Wibowo Dicopot Lalu Dikembalikan: Mutasi TNI Jadi Sorotan

By Redaksi

tagarutama.com, Jakarta – Mutasi jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, salah satu keputusan rotasi jabatan perwira tinggi TNI mengalami revisi drastis hanya dalam waktu 24 jam. Peristiwa ini pun memicu tanda tanya besar terkait dinamika di tubuh militer Indonesia.

Sosok yang menjadi pusat perhatian adalah Letnan Jenderal (Letjen) Kunto Arief Wibowo, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I). Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tertanggal 29 April 2025, Letjen Kunto secara mengejutkan dimutasi ke posisi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Posisinya sebagai Pangkogabwilhan I kemudian digantikan oleh Laksamana Muda (Laksda) Hersan, yang dikenal sebagai mantan ajudan Presiden Joko Widodo.

Namun, belum genap satu hari, keputusan tersebut direvisi. Pada 30 April 2025, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerbitkan Surat Keputusan baru bernomor Kep/554.a/IV/2025, yang membatalkan rotasi tersebut dan mengembalikan Letjen Kunto Arief Wibowo ke jabatan semula sebagai Pangkogabwilhan I.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa perubahan mendadak ini merupakan bagian dari sistem pembinaan karier dan penyesuaian organisasi dalam menghadapi dinamika tugas yang terus berkembang. Meski demikian, keputusan cepat dan berbalik arah ini menuai beragam spekulasi di publik.

Profil Singkat Letjen Kunto Arief Wibowo

Letjen Kunto bukanlah nama baru di kalangan militer. Ia merupakan putra dari Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, mantan Panglima ABRI dan Wakil Presiden RI periode 1993–1998. Lahir di Surabaya pada 15 Maret 1971, Kunto merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dari kecabangan Infanteri.

Baca Juga : PKS Desak Regulasi yang Berpihak pada Industri Nasional dan Perlindungan bagi Eks-Karyawan Sritex

Kariernya di TNI AD terbilang cemerlang. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, seperti Komandan Korem 044/Garuda Dempo pada 2016, Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad, hingga Pangdam III/Siliwangi. Saat menjabat Pangdam Siliwangi, ia kerap mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke satuan-satuan teritorial dan kegiatan Babinsa.

Pada 9 Desember 2024, Letjen Kunto dilantik sebagai Pangkogabwilhan I menggantikan Laksamana Madya TNI Rachmad Jayadi, sesuai Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/577/XII/2024.

Revisi mutasi jabatan yang hanya berselang sehari ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat militer dan publik. Banyak yang mempertanyakan transparansi dan soliditas pengambilan keputusan di tubuh TNI. Meskipun secara formal dijelaskan sebagai bentuk adaptasi organisasi, peristiwa ini menjadi contoh nyata betapa dinamisnya konstelasi jabatan di lingkungan militer. (TU.04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *