Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Mbaham Matta Fakfak (YP2M3F) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan.

Yayasan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Mbaham Matta Fakfak (YP2M3F) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan.

tagarutama.com, Fakfak – Upaya mempercepat pelaksanaan Program Strategis Pala Unggul Kawasan Pala Ekonomi Masyarakat Sejahtera (Kapala Emas) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga.

Yayasan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Mbaham Matta Fakfak (YP2M3F) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak guna memfasilitasi pendataan serta pendampingan pelaksanaan Program Kapala Emas.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan daerah Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat), sekaligus memastikan program pala unggulan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam tahap awal, intervensi program difokuskan pada perluasan kebun pala seluas 150 hektare yang melibatkan kelompok pekebun di sejumlah distrik di Fakfak. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam pengembangan kawasan pala unggul berbasis ekonomi rakyat.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjamin kesiapan data, ketepatan calon penerima manfaat, serta efektivitas pelaksanaan di lapangan. Melalui kolaborasi ini, proses pendataan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan terverifikasi, sehingga mendukung perencanaan teknis, pendampingan, hingga pengawasan program secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Upacara Hari Lahir Pancasila di Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T. : Kemajuan Tanpa Ideologi Timbulkan Ketimpangan

Ketua YP2M3F, Alfa Timer Rohrohmana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung program yang berpihak pada masyarakat lokal.

“Sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan, kami memiliki komitmen kuat untuk mendukung program-program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Program Kapala Emas sejalan dengan misi yayasan dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, YP2M3F siap membantu pemerintah daerah secara profesional dan bertanggung jawab, dengan tetap mengacu pada standar operasional prosedur serta mekanisme yang telah ditetapkan.

“Sebagai mitra pemerintah, kami akan memastikan proses pendataan dan pendampingan berjalan tepat sasaran, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh petani pala,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menyampaikan bahwa kemitraan dengan YP2M3F diharapkan mampu memperkuat pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi dan kearifan lokal.

Menurutnya, Program Kapala Emas merupakan bagian dari strategi besar pengembangan kawasan pala unggul seluas 1.000 hektare di Kabupaten Fakfak.

Program ini diarahkan untuk memperkuat hilirisasi komoditas pala, meningkatkan produktivitas serta kualitas kebun rakyat, sekaligus menjaga reputasi dan daya saing pala Fakfak di pasar nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Pemkab Fakfak Tegaskan Aturan Mutu Pala Tomandin: Jaga Identitas, Lindungi Petani

“Keberhasilan program tidak hanya ditentukan pada saat penanaman, tetapi sangat bergantung pada konsistensi pendampingan, perawatan, dan pengawalan di lapangan. Karena itu, kami membutuhkan mitra strategis yang memiliki kapasitas dan komitmen,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan anggaran ke depan bagi YP2M3F sebagai mitra strategis pemberdayaan petani pala. Pasalnya, kerja sama yang terbangun saat ini lebih dilandasi kepedulian bersama terhadap manfaat program bagi masyarakat.

“Tanpa dukungan mitra di lapangan, capaian program akan berjalan lebih lambat. Kita membutuhkan kolaborasi yang kuat agar pala yang ditanam benar-benar terawat, tumbuh optimal, dan menjadi investasi masa depan bagi masyarakat Fakfak,” tegasnya.

Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah daerah dan YP2M3F, pengembangan kawasan pala unggul diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Fakfak secara inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Fakfak Membara dan semangat Pala Unggul sebagai identitas daerah. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional
Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi
Rumah Solidaritas Papua Desak Pemerintah Evaluasi Pendekatan Keamanan di Tanah Papua
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni
Ratusan Warga Adat Bubarkan Sosialisasi Perusahaan Sawit di Sorong Selatan
6 Gubernur Tanah Papua Deklarasi Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan
Ratusan Ikan Ditemukan Mati di Sungai Klafdalim–Klasoh, Warga Moi Sigin Desak Pemerintah Periksa Sungai
KAPALA EMAS Terintegrasi Hilirisasi Nasional: Pendataan Capai 50 Persen, Saatnya Pekebun Fakfak Ambil Bagian

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:41 WIT

Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33 WIT

Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:08 WIT

Retribusi Pala Fakfak Segera Berbasis Virtual Account, Dinas Perkebunan dan Bank Papua Perkuat Sinergi

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:50 WIT

bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Senin, 16 Februari 2026 - 18:38 WIT

Ratusan Warga Adat Bubarkan Sosialisasi Perusahaan Sawit di Sorong Selatan

Berita Terbaru