tagarutama.com, Fakfak – Dalam langkah nyata mendukung visi besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, TNI Angkatan Darat resmi membentuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 808/Fakfak yang bermarkas di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Langkah ini bukan sekadar penguatan militer, melainkan bentuk baru keterlibatan TNI sebagai motor pembangunan, menyatukan kekuatan pertahanan dengan misi pemberdayaan masyarakat.
“Tugas utama Yonif TP 808 adalah mendukung pembangunan wilayah. Tunjukkan bahwa TNI hadir untuk rakyat, bukan hanya menjaga, tapi membangun bersama,” ujar Komandan Korem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, saat melepas 29 personel Tim Aju Yonif TP 808 dalam upacara sederhana di Makodim 1803/Fakfak, Selasa (3/6/2025).
Baca Juga : STAIS Al Mahdi Fakfak Cetak 108 Lulusan, Pemerintah Apresiasi Peran Perguruan Tinggi
Personel terdiri atas lima perwira dan 24 bintara lintas korps infanteri, zeni, perhubungan, peralatan, dan kesehatan. Mereka akan menjalani penugasan awal di Distrik Tomage, dengan transit sementara di Koramil Bomberai.
Pemda Fakfak menunjukkan dukungan serius dengan menyiapkan 50 ribu hektare lahan untuk investasi perkebunan, serta 50 hektare untuk pembangunan markas Yonif TP.
Danrem menambahkan bahwa pembentukan batalyon ini tidak lepas dari potensi besar Fakfak dalam pertanian, peternakan, dan kehutanan, serta nilai-nilai lokal yang harus dijaga.
“Bekerjalah dengan hati, inovatif, dan hargai tradisi. Kita hadir bukan untuk mengubah, tapi tumbuh bersama masyarakat Bumi Mbaham Matta,” pesannya (TU.01)