29 Prajurit Yonif TP 808 Dikirim ke Tomage, Pemerintah Daerah Fakfak memberikan dukungan penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 11:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

29 prajurit TNI AD diberangkatkan ke Distrik Tomage sebagai gelombang pertama pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 808/Fakfak.

29 prajurit TNI AD diberangkatkan ke Distrik Tomage sebagai gelombang pertama pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 808/Fakfak.

tagarutama.com, Fakfak – Sebanyak 29 prajurit TNI AD resmi diberangkatkan ke Distrik Tomage, Fakfak, Papua Barat, sebagai gelombang pertama pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 808/Fakfak.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan nasional berbasis pembangunan daerah.

Para personel diberangkatkan setelah menjalani apel pelepasan yang dipimpin langsung oleh Danrem 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, di Teras Makodim 1803/Fakfak, Selasa (3/6/2025).

“Ini gelombang pertama. Mereka akan transit di Koramil Bomberai sebelum menuju lokasi utama di Tomage,” jelas Danrem kepada wartawan. Pergerakan pasukan dan logistik sendiri dimulai sejak 2 Juni dari Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya.

Baca Juga :  KAMMI Komisariat Fakfak Rayakan Milad Ke-26 Tahun 2024 dengan Tema Kolaborasi Gerakan Merawat Indonesia

Para prajurit berasal dari berbagai korps infanteri, zeni, perhubungan, peralatan, hingga kesehatan, dan dipersiapkan untuk tugas ganda menjaga stabilitas wilayah serta membantu pembangunan masyarakat.

Baca Juga : TNI AD Bentuk Yonif TP 808 di Distrik Tomage, Wujudkan Asta Cita Melalui Ketahanan dan Pembangunan

Di sisi lain, Pemerintah Daerah Fakfak memberikan dukungan penuh. Sebanyak 50 ribu hektare disiapkan untuk investasi perkebunan dan 50 hektare untuk lokasi markas Yonif TP 808.

Baca Juga :  Buyer Pala Asal Tiongkok Kunjungi Fakfak, Tertarik Kembangkan Investasi dan Bangun Pabrik Pengolahan

“Kita ingin menggabungkan kekuatan TNI dan semangat masyarakat Fakfak untuk membangun. Ini bukan semata soal keamanan, tapi juga kemandirian ekonomi dan sosial,” ungkap salah satu pejabat daerah yang turut hadir.

Distrik Tomage dan Bomberai dinilai memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian dan peternakan, dan kehadiran Yonif TP 808 diharapkan mempercepat pemanfaatan potensi tersebut secara maksimal.

Danrem pun menutup arahannya dengan pesan menyentuh: “Hargai budaya dan tradisi lokal. Kita hadir bukan untuk mengubah, tapi menyatu dan tumbuh bersama masyarakat Bumi Mbaham Mata,” tutup Kolonel Inf Irwan Budiana. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru