Heboh, Wamenaker Noel Tanggapi #KaburAjaDulu: Pergi Saja, Tak Perlu Balik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 14:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai #kaburajadulu ditanggapi Wamenaker dengan remeh, noel : kabur ajalah, kalau perlu jangan balik lagi.

Ramai #kaburajadulu ditanggapi Wamenaker dengan remeh, noel : kabur ajalah, kalau perlu jangan balik lagi.

tagarutama.com, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dalam sebuah wawancara singkat dengan awak media terkait tren #KaburAjaDulu yang tengah ramai di jagat maya. Alih-alih merespons isu ini secara serius, Noel justru melontarkan pernyataan yang mengundang kontroversi.

“Mau kabur, kabur ajalah, kalau perlu jangan balik lagi,” ujar Noel dengan nada santai saat diwawancarai di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (18/2/2025).

Tagar #KaburAjaDulu belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya di platform X (dulu Twitter). Kampanye ini dianggap mencerminkan kekecewaan sejumlah masyarakat yang merasa peluang kerja di luar negeri lebih menjanjikan dibandingkan di dalam negeri. Namun, Noel memilih untuk tidak ambil pusing dengan tren tersebut.

“Ya, kalau mereka mau cari kehidupan yang lebih baik di luar negeri, silakan saja. Tidak usah dipikirkan terlalu dalam. Lebih baik kita fokus membenahi yang ada di dalam negeri,” tambah Noel sambil tersenyum.

Pernyataan Noel tersebut langsung menuai berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang mengkritik sikapnya yang dianggap tidak sensitif terhadap permasalahan ketenagakerjaan yang tengah dihadapi masyarakat. Tagar #NoelTidakPeka bahkan sempat menjadi trending topic di media sosial.

Baca Juga :  Dorong Investasi, Samaun Dahlan & Donatus Nimbitkendik Koordinasi dengan KLHK untuk Sertifikasi Bandara Siboru

“Sebagai pejabat publik, seharusnya lebih bijak dalam memberikan pernyataan. Ini malah terkesan meremehkan aspirasi masyarakat,” kritik akun @AnakNegeri.

Baca Juga : DPR RI Soroti Isu PHK Massal di TVRI dan RRI, Komisi VII Minta Klarifikasi dari TVRI dan RRI

Tak sedikit pula yang menyindir jabatan Noel sebagai Wamenaker, menyebut pernyataannya tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang seharusnya memahami keresahan rakyat.

“Pejabat kok ngomongnya asal-asalan. Kualitasnya kayak buzzer, bukan pemimpin,” tulis akun @PengamatSosial.

Sikap Noel yang terkesan acuh tak acuh terhadap isu #KaburAjaDulu ini berbeda dengan respons Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli. Dalam wawancara terpisah, Yassierli justru menganggap tren tersebut sebagai masukan penting bagi pemerintah.

“Ini menjadi catatan bagi kami. Kalau memang ini adalah aspirasi mereka, berarti ada yang perlu kita perbaiki. Ayo pemerintah created better jobs, agar masyarakat tidak perlu berpikir untuk pergi ke luar negeri,” ujar Yassierli tegas.

Baca Juga :  Pemimpin Bukan Soal Umur Dan Gaya, Haris Azhar : Hati-Hati Dengan Kampanye Mewakili Anak Muda

Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu lebih serius dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Menurut Yassierli, migrasi tenaga kerja ke luar negeri bukanlah hal yang negatif, tetapi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas tenaga kerja dalam negeri agar tidak terjadi brain drain.

Pengamat kebijakan publik, Dedi Santoso, menilai pernyataan Noel mencerminkan kurangnya sensitivitas terhadap permasalahan sosial yang ada.

“Kalimat seperti itu seharusnya tidak keluar dari seorang pejabat publik. Seharusnya ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk introspeksi dan memperbaiki kebijakan ketenagakerjaan,” jelas Dedi.

Dedi juga menyarankan agar pemerintah melakukan dialog terbuka dengan masyarakat untuk memahami alasan di balik maraknya tren #KaburAjaDulu. Menurutnya, langkah ini penting untuk merumuskan kebijakan yang lebih relevan dan efektif dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berstatus Waspada hingga Siaga
Kepala BMKG RI : Pilar Utama Manajemen Risiko Bencana Alam adalah Informasi yang Terintegrasi
MK Batalkan Frasa Penjelasan UU Polri yang Buka Celah Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil
Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Pusat Rehabilitasi Narkoba, Tegaskan Perang Bersama Melawan Narkotika
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Publik Diminta Beri Informasi
Momen TEI 2025, Koperasi Myristica Fakfak Teken MoU dengan PT. Martina Berto & PT. Inovasia: Produk Lemak dan Manisan Pala Siap Go Nasional
Dorong Investasi, Samaun Dahlan & Donatus Nimbitkendik Koordinasi dengan KLHK untuk Sertifikasi Bandara Siboru
Investor Korea Lirik 20 Ribu Ha Lahan Bomberay, Fakfak Siap Jadi Sentra Perkebunan Baru

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:46 WIT

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berstatus Waspada hingga Siaga

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:20 WIT

Kepala BMKG RI : Pilar Utama Manajemen Risiko Bencana Alam adalah Informasi yang Terintegrasi

Jumat, 14 November 2025 - 23:16 WIT

MK Batalkan Frasa Penjelasan UU Polri yang Buka Celah Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:02 WIT

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Pusat Rehabilitasi Narkoba, Tegaskan Perang Bersama Melawan Narkotika

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:10 WIT

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Publik Diminta Beri Informasi

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT