tagarutama.com, Fakfak – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk menghadirkan terobosan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan sektor pertanian. Melalui langkah ini, generasi muda diajak mengenal sekaligus mencintai potensi unggulan daerah sejak dini.
akil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., secara resmi meluncurkan program penanaman Pala Tomandin Grafting berbasis pemanfaatan pupuk hayati Tekno Papua. Kegiatan tersebut dipusatkan di lingkungan sekolah dan melibatkan guru, pelajar, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor.
Peluncuran program ini menjadi simbol sinergi antara pendidikan dan pertanian dalam menyiapkan masa depan Fakfak yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Melalui keterlibatan sekolah, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil komoditas, tetapi juga membentuk karakter pelajar yang peduli lingkungan, memahami kekayaan lokal, serta memiliki jiwa kewirausahaan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa peringatan Hardiknas tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat keterkaitan antara proses belajar dengan realitas kehidupan dan potensi ekonomi daerah.
“Hari ini kita tidak hanya memperingati Hari Pendidikan Nasional, tetapi juga menanam harapan. Dari tanah Fakfak, kita dorong lahirnya bibit pala unggul melalui inovasi grafting dan pemanfaatan pupuk hayati. Ini adalah investasi masa depan baik dari sisi pengetahuan, kelestarian lingkungan, maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Donatus.
Ia juga mengapresiasi peran aktif pihak sekolah, khususnya kepala sekolah yang baru dilantik, bersama para guru dan siswa yang terlibat langsung dalam kegiatan berbasis edukasi lingkungan tersebut.
“Sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya menghasilkan generasi cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang mengenal akar budayanya, memahami potensi daerah, dan siap menjadi pelaku pembangunan,” tambahnya.
Program Pala Tomandin Grafting dinilai memiliki nilai strategis karena menggunakan bibit unggul yang lebih cepat berproduksi dan menghasilkan kualitas pala yang lebih baik. Dukungan pupuk hayati Tekno Papua juga menjadi keunggulan tersendiri karena mampu memperbaiki struktur tanah serta meningkatkan pertumbuhan tanaman secara alami dan ramah lingkungan.
Melalui pendekatan ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak tidak hanya berupaya mempertahankan kejayaan pala sebagai komoditas khas daerah, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi lahirnya generasi petani modern yang inovatif, kompetitif, dan bangga terhadap identitas Pala Fakfak. (TU.01)










