Sosialisasi Jemput Bola Perkuat Implementasi Edaran Bupati, Dukungan Distrik dan Kampung Dorong Pala Unggul Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 04:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan Fakfak menggelar sosialisasi secara langsung dengan metode “jemput bola” ke sejumlah wilayah sentra pala di tingkat Distrik dan Kampung.

Dinas Perkebunan Fakfak menggelar sosialisasi secara langsung dengan metode “jemput bola” ke sejumlah wilayah sentra pala di tingkat Distrik dan Kampung.

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan terus menunjukkan komitmen dalam menata tata niaga pala sebagai komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus menjadi penopang kesejahteraan petani.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerbitan Surat Edaran Bupati Fakfak Nomor 500.8/249/BUP/2026 tentang Penetapan Harga Pembelian Pala Mentah Berkualitas. Kebijakan ini menekankan pentingnya standar panen, yakni pala harus tua betul, matang sempurna, dan dipetik tepat waktu, guna menjamin kualitas serta memberikan kepastian harga di tingkat petani.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah menggelar sosialisasi secara langsung dengan metode “jemput bola” ke sejumlah wilayah sentra pala, seperti Distrik Kayauni, Distrik Kokas, dan Distrik Kramongmongga. Kegiatan ini melibatkan kepala distrik, aparat kampung, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha, agar informasi kebijakan dapat dipahami secara menyeluruh hingga ke akar rumput.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Fakfak yang diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Tanaman, Konstantinus Uswanas, S.ST, bersama Kepala Seksi Pengawasan Komoditas, George Waruma, S.ST, menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen pemerintah di tingkat distrik dan kampung.

“Keberhasilan kebijakan ini sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak, terutama dalam mengedukasi petani agar memanen pala sesuai standar kematangan dan menjaga kualitas hasil. Tata niaga yang sehat hanya bisa terwujud jika kita bergerak bersama,” ujar Konstantinus.

Baca Juga :  Pemkab Fakfak Tegaskan Aturan Mutu Pala Tomandin: Jaga Identitas, Lindungi Petani

Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan

“Kami akan terus turun ke distrik dan kampung sentra pala, memastikan edaran Bupati benar-benar sampai dan dipahami oleh petani serta pengumpul di lapangan,” tambahnya.

Dukungan kuat juga datang dari pemerintah distrik. Kepala Distrik Kayauni, Jefri Hindom, SH., MM, menyampaikan apresiasi terhadap langkah strategis tersebut yang dinilai berpihak langsung kepada petani.

“Kebijakan ini memberikan arah yang jelas bagi masyarakat. Penetapan standar harga berbasis kualitas akan mendorong petani meningkatkan mutu hasil panen. Ini bukan sekadar soal harga, tetapi upaya membangun tata kelola pala Fakfak yang lebih bermartabat dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pihak distrik siap mengawal sosialisasi hingga ke kampung-kampung agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Kampung Kayauni, Sadrak Peheberot, yang menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung implementasi edaran tersebut.

“Petani perlu memahami bahwa kualitas sangat menentukan nilai jual. Jika pala dipanen dengan benar, hasilnya tentu lebih baik dan harga lebih layak. Kami siap menyampaikan ini kepada masyarakat agar perubahan dimulai dari kampung,” ujarnya.

Baca Juga :  Ritual Meri Totora Disiapkan, Sinergi Adat dan Pemerintah Jaga Kualitas Pala Fakfak

Sementara itu, Kepala Kampung Mamur juga menyambut positif kebijakan tersebut dan menilai langkah ini sebagai jawaban atas kebutuhan petani selama ini.

“Selama ini banyak petani yang menjual hasil panen secara cepat tanpa memperhatikan kualitas. Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat mulai memahami bahwa pala berkualitas tinggi memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong masyarakat untuk mengikuti standar panen yang telah ditetapkan demi meningkatkan kesejahteraan bersama.

Melalui pendekatan jemput bola yang menyentuh langsung tingkat distrik dan kampung, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap tercipta kesamaan persepsi, komitmen bersama, serta gerakan kolektif dalam menjaga kualitas pala sebagai identitas dan kebanggaan daerah.

Pala unggulan Fakfak bukan sekadar komoditas, melainkan fondasi masa depan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitasnya harus dijaga, tata niaganya diperkuat, dan nilai ekonominya terus ditingkatkan demi kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru