Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi antara SMAN 2 Fakfak dan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, direncanakan peluncuran program Pala Tomandin Grafting.

Kolaborasi antara SMAN 2 Fakfak dan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, direncanakan peluncuran program Pala Tomandin Grafting.

tagarutama.com, Fakfak – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 akan dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap potensi perkebunan lokal di Kabupaten Fakfak. Melalui kolaborasi antara SMAN 2 Fakfak dan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, direncanakan peluncuran program Pala Tomandin Grafting yang dipadukan dengan penggunaan pupuk Tekno Organik Papua (TOP).

Program ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga simbol integrasi antara inovasi teknologi pertanian dengan pemanfaatan produk lokal Papua. Pala Tomandin Grafting hadir sebagai solusi pengembangan pala unggul dengan teknik sambung pucuk (grafting), yang memungkinkan tanaman lebih cepat berbuah, tumbuh seragam, serta mewarisi karakter terbaik dari induknya.

Di sisi lain, pupuk organik TOP sebagai produk asli Papua diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanah, memperkuat sistem perakaran, menjaga keseimbangan unsur hara, serta mendukung pertumbuhan tanaman secara alami dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pala Tomandin Fakfak Dijaga Ketat: Pjs. Bupati Fakfak Terbitkan Surat Edaran dengan 4 Poin Krusial untuk Jaga Kualitas Pala Tomandin

Bagi para siswa, program ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Mereka tidak hanya diajarkan cara menanam, tetapi juga ditanamkan nilai kemandirian, kecintaan terhadap produk lokal, serta kesadaran menjaga lingkungan.

Kepala SMAN 2 Fakfak, Chandra Sri Ubayati, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter berbasis potensi daerah.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga belajar langsung dari lingkungan mereka. Program ini mengajarkan pentingnya inovasi, pelestarian alam, dan kebanggaan terhadap produk lokal Papua. Dari sini, karakter siswa dibentuk agar lebih mencintai daerahnya sendiri,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa program ini membawa pesan besar tentang pentingnya sinergi dalam pembangunan sektor perkebunan.

“Bibit unggul harus didukung teknik budidaya yang tepat dan nutrisi yang seimbang. Pala Tomandin Grafting adalah inovasi percepatan produksi pala berkualitas, sementara TOP menunjukkan bahwa Papua mampu menghasilkan produk pertanian yang kompetitif. Kombinasi keduanya akan menciptakan sistem perkebunan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan dan MPIG Perketat Pengawasan Pala Tomandin Fakfak: Larangan Beli Sebelum Waktu Panen

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kepercayaan generasi muda terhadap potensi besar tanah Papua.

Rencana peluncuran yang bertepatan dengan Hardiknas tersebut akan dipersiapkan oleh pihak SMAN 2 Fakfak sebagai tuan rumah kegiatan. Sementara itu, Dinas Perkebunan akan memberikan dukungan teknis, mulai dari penyediaan bibit hingga pendampingan proses penanaman dan edukasi budidaya.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi Fakfak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu mengembangkan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi masa depan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru