tagarutama.com, Fakfak – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 PBSI turut menggairahkan dunia bulu tangkis di Kabupaten Fakfak. Melalui gelaran PB Samandar Cup, para pecinta olahraga bulutangkis kembali berkumpul dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi kebersamaan dan sportivitas.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan antar atlet, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar klub, pengurus, serta komunitas bulu tangkis. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan regenerasi atlet di daerah.
Ketua PBSI Fakfak, Widhi Asmoro Jati, saat membuka pertandingan menegaskan bahwa bulu tangkis harus menjadi ruang yang sehat untuk membangun persaudaraan sekaligus melahirkan prestasi. Ia menilai kemajuan olahraga ini sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak.
“PB Samandar Cup bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana kita memperkuat kebersamaan dan membuka ruang pembinaan bagi generasi muda. Masa depan bulu tangkis Fakfak ditentukan oleh perhatian kita terhadap atlet-atlet usia dini hari ini,” ujarnya.
Widhi juga menyampaikan bahwa momentum HUT PBSI ke-75 harus menjadi refleksi bersama untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih solid, kompetitif, namun tetap mengedepankan nilai persaudaraan dan fair play.
Senada dengan itu, Sekretaris PBSI Fakfak, Muhamad Taufiq Safaat, mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang pembentukan karakter. Menurutnya, kemenangan hanyalah bonus dari kerja keras, sementara sikap sportif merupakan nilai utama yang harus dijaga.
“Dalam setiap pertandingan pasti ada menang dan kalah. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita bermain dengan penuh tanggung jawab, menghormati lawan, dan menjaga semangat persahabatan. Sportivitas adalah karakter yang harus dibawa pulang,” tegasnya.
Selain menjadi bagian dari perayaan HUT PBSI, PB Samandar Cup juga berfungsi sebagai ajang pemanasan menuju Liga Tomandin, kompetisi yang dinantikan para atlet dan komunitas bulu tangkis di Fakfak. Atmosfer persaingan sehat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus mematangkan kesiapan teknis para peserta.
Tidak berhenti di situ, agenda ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Bupati Cup VII, turnamen bergengsi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Fakfak tahun 2026. Event tersebut diharapkan menjadi panggung lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.
Dengan semangat HUT PBSI ke-75, PB Samandar Cup diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan, mempererat solidaritas antar insan olahraga, serta menumbuhkan tradisi kompetisi yang sehat dan berkelanjutan. Bulu tangkis Fakfak pun diharapkan terus berkembang sebagai olahraga pemersatu, pembentuk karakter, dan sumber kebanggaan daerah. (TU.01)










