Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT sedang inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pembelian pala di sejumlah kampung di kawasan Kayauni-Teluk.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT sedang inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pembelian pala di sejumlah kampung di kawasan Kayauni-Teluk.

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas pembelian pala di sejumlah kampung di kawasan Kayauni-Teluk, di antaranya Kampung Kwagas, Sum, Salakiti, Sangkiti, Tawar hingga Furwagi. Kegiatan ini menyasar langsung para pengepul guna memastikan praktik tata niaga berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Langkah pengawasan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari edaran Bupati Fakfak yang mengatur harga, mutu, serta sistem perdagangan pala agar lebih adil, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT menegaskan bahwa upaya penegakan harga tidak sekadar berkaitan dengan nilai transaksi, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap komoditas unggulan daerah.

“Penegakan harga pala bukan hanya soal angka, tetapi menjaga marwah komoditas kebanggaan Fakfak sekaligus memastikan petani memperoleh haknya secara layak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, petani memiliki hak untuk mendapatkan harga yang wajar, kepastian timbangan yang jujur, serta sistem pembelian yang terbuka. Namun, hal tersebut harus diimbangi dengan kewajiban menjaga kualitas hasil panen.

Baca Juga :  Akhir 2024, Pala Tomandin Akan Diekspor Langsung Dari Fakfak Oleh Papua Global Spies. 

“Petani juga perlu memastikan panen dilakukan pada waktu yang tepat, tidak mencampur kualitas, dan menjaga proses pascapanen agar mutu tetap terjaga,” tambahnya.

Di sisi lain, para pelaku usaha dan pengepul juga diingatkan untuk menjalankan usaha secara sehat. Mereka berhak memperoleh keuntungan yang wajar, namun wajib mematuhi ketentuan pemerintah daerah serta tidak memainkan harga di tingkat petani.

“Kemitraan antara petani dan pengepul harus dibangun secara adil dan saling menguntungkan. Tidak boleh ada praktik yang merugikan salah satu pihak,” tegas Widhi.

Menurutnya, kualitas pala menjadi faktor utama dalam menentukan harga di pasar. Mulai dari tingkat kematangan buah, proses pengeringan, kebersihan, hingga penyimpanan sangat memengaruhi nilai jual.

“Harga yang baik lahir dari kualitas yang baik. Jika mutu dijaga, maka harga akan mengikuti, kepercayaan pasar meningkat, dan kesejahteraan petani pun akan tumbuh,” jelasnya.

Baca Juga :  Konsep 1 Kampung 1 Produk, Strategi Pengembangan Ekonomi Kampung Saharey

Ia juga mengingatkan agar petani tidak memanen pala terlalu dini serta menghindari pencampuran hasil panen berkualitas tinggi dengan yang rendah.

Sidak ini sekaligus menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat kampung dan pelaku usaha agar memahami pentingnya menjaga standar mutu dan tata niaga yang sehat.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pala merupakan identitas sekaligus kebanggaan Fakfak yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, seluruh pihak, baik petani, pengepul, maupun pemerintah memiliki peran dalam memastikan komoditas ini tetap bernilai tinggi dan berdaya saing.

“Pala adalah kebanggaan Fakfak. Tata niaganya harus dijaga bersama agar petani sejahtera, pelaku usaha berkembang, dan harga tetap bermartabat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap ekosistem usaha pala di Fakfak semakin kuat, berkeadilan, dan berkelanjutan, sehingga harum pala Fakfak terus dikenal hingga pasar internasional serta menjadi sumber kesejahteraan masyarakat dari kampung hingga dunia. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah
Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak
Gerak Cepat Jawab Aspirasi Reses DPRK, Dinas Perkebunan Fakfak Antar Bibit Pala Langsung ke Kebun Petani
Retribusi Pala Tembus Rp248,4 Juta hingga April 2026, Harga Fuly Menguat, Fokus Perkuat Mutu
Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala
Bangun Kebanggaan Produk Lokal, SMAN 2 Fakfak Bersama Dinas Perkebunan Luncurkan Pala Grafting dan Pupuk Organik Asli Papua di Hardiknas 2026

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:58 WIT

Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIT

Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:22 WIT

Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIT

Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Berita Terbaru