KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Publik Diminta Beri Informasi

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kereta Api Cepat Whoosh yang menjadi polemik.

Foto. Kereta Api Cepat Whoosh yang menjadi polemik.

tagarutama.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan sedang mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam mega proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCIC) atau Whoosh. Penelusuran ini ternyata telah berjalan sejak awal 2025, jauh sebelum isu tersebut mengemuka di masyarakat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa sejak penyelidikan dimulai, tim sudah bergerak mengumpulkan berbagai sumber informasi dari sejumlah pihak.

“Kami telah melakukan serangkaian langkah pendahuluan untuk menilai ada atau tidaknya indikasi pelanggaran dalam proyek tersebut,” ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Baca Juga :  KPU Tetapkan 17 Partai Politik Nasional dan 6 Partai Politik Lokal Aceh Beserta Nomor Urut

Ia menegaskan, keterlibatan publik sangat diharapkan untuk memperkuat proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.

“Siapa pun yang memiliki data, keterangan, atau dokumen relevan, silakan melaporkan kepada KPK. Informasi masyarakat sangat berarti untuk membantu tim mengurai perkara ini,” imbuhnya.

Baca Juga : Momen TEI 2025, Koperasi Myristica Fakfak Teken MoU dengan PT. Martina Berto & PT. Inovasia: Produk Lemak dan Manisan Pala Siap Go Nasional

Sumber internal lembaga antikorupsi menyebutkan bahwa penyelidikan dilakukan secara tertutup dalam tahap awal. Hal tersebut dilakukan agar proses pengumpulan bukti, penelaahan dokumen proyek, hingga permintaan keterangan kepada sejumlah pihak berjalan optimal tanpa gangguan.
Budi menjelaskan bahwa kehati-hatian dalam setiap tahapan tidak dapat diartikan sebagai lambat atau diam.

Baca Juga :  Perpanjangan Masa Jabatan Kades dianggap Menimbulkan Sifat Koruptif

“Setiap proses hukum memiliki standar dan prosedurnya. Kami memastikan setiap data divalidasi terlebih dahulu sebelum masuk ke langkah berikutnya,” kata dia menekankan.

Pengumuman resmi pada akhir Oktober 2025 ini dinilai sebagai bagian dari keterbukaan KPK kepada publik dan untuk menjawab berbagai spekulasi terkait dugaan mark up anggaran pada proyek transportasi strategis nasional bernilai triliunan rupiah itu. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berstatus Waspada hingga Siaga
Kepala BMKG RI : Pilar Utama Manajemen Risiko Bencana Alam adalah Informasi yang Terintegrasi
MK Batalkan Frasa Penjelasan UU Polri yang Buka Celah Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil
Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Pusat Rehabilitasi Narkoba, Tegaskan Perang Bersama Melawan Narkotika
Momen TEI 2025, Koperasi Myristica Fakfak Teken MoU dengan PT. Martina Berto & PT. Inovasia: Produk Lemak dan Manisan Pala Siap Go Nasional
Dorong Investasi, Samaun Dahlan & Donatus Nimbitkendik Koordinasi dengan KLHK untuk Sertifikasi Bandara Siboru
Investor Korea Lirik 20 Ribu Ha Lahan Bomberay, Fakfak Siap Jadi Sentra Perkebunan Baru
PWNA Papua Barat Ikuti Tanwir II: Tegaskan Komitmen Perempuan Muda di Tanah Papua

Berita Terkait

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:46 WIT

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berstatus Waspada hingga Siaga

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:20 WIT

Kepala BMKG RI : Pilar Utama Manajemen Risiko Bencana Alam adalah Informasi yang Terintegrasi

Jumat, 14 November 2025 - 23:16 WIT

MK Batalkan Frasa Penjelasan UU Polri yang Buka Celah Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:02 WIT

Presiden Prabowo Instruksikan Penambahan Pusat Rehabilitasi Narkoba, Tegaskan Perang Bersama Melawan Narkotika

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:10 WIT

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Publik Diminta Beri Informasi

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT