tagarutama.com, Sorong — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Papua Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 pada Sabtu (17/5) di Aula Grha Yabsira, Kilometer 12, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Agenda ini menjadi forum tertinggi di tingkat daerah bagi organisasi mahasiswa tersebut, dengan fokus pada evaluasi program kerja, perumusan arah gerak strategis, serta pemilihan ketua dan pengurus baru untuk periode mendatang.
Musda V KAMMI Papua Barat mengusung tema “Komitmen Regenerasi Pemimpin Berdampak”, sebagai bentuk refleksi dan semangat para kader untuk menjawab tantangan zaman dan memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting daerah, di antaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Yusdi Lamatenggo, S.Pi., M.Si., Kepala Badan Kesbangpol Dr. Sellvyana Sangkek, SE., M.Si., serta anggota DPR Papua Barat Daya periode 2019–2024 H. Syaiful Maliki Arief, S.Hut., M.Si.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menekankan bahwa pemuda adalah aset strategis bangsa yang harus diberdayakan secara maksimal, terlebih Papua Barat Daya saat ini sedang berada pada tahap awal pembangunan sebagai provinsi baru.
“Peran pemuda sangat krusial, terutama di provinsi baru seperti Papua Barat Daya. Kita sedang menata fondasi masa depan, membangun pemerintahan yang bersih, masyarakat yang berdaya, dan pembangunan yang merata. Organisasi seperti KAMMI bisa menjadi mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan cita-cita itu,” ujar Elisa Kambu.
Ia juga mengingatkan generasi muda untuk tetap menjaga nilai-nilai moral di tengah arus pergaulan bebas yang semakin terbuka.
“Saya selalu menekankan kepada anak-anak muda, jauhi narkoba, miras, dan pergaulan bebas. Isi hari-harimu dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Kalian adalah masa depan bangsa. Kalau pemudanya rusak, maka rusaklah masa depan negeri ini,” tegasnya.
Gubernur Elisa Kambu menyampaikan apresiasinya atas peran KAMMI yang terus aktif menyuarakan kepentingan umat, bangsa, dan daerah.
“Saya bangga melihat semangat para kader KAMMI. Kalian adalah generasi muda yang punya idealisme dan visi. Musda ini saya harap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang lebih progresif dan berdampak,” tambahnya.
Baca Juga : Edukasi Masyarakat, Bea Cukai Fakfak Musnahkan Ribuan Rokok dan Minuman Ilegal
Ketua Umum KAMMI Daerah Papua Barat, Azrul Aswar, S.Si., menjelaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda seremonial pergantian kepemimpinan, tetapi juga merupakan wadah konsolidasi gagasan dan penyegaran visi organisasi.
“Musda ini adalah momen penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan strategi baru, dan merespons dinamika sosial-politik dengan lebih adaptif. Ini adalah titik awal menuju penguatan peran KAMMI dalam masyarakat,” kata Azrul.
Azrul juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah atas kehadiran dan dukungannya terhadap kegiatan kepemudaan.
“Kehadiran langsung Bapak Gubernur dalam Musda ini sangat kami apresiasi. Ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pemuda dan mahasiswa. Kami siap berkolaborasi dan bermitra dalam program-program yang bermanfaat bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Musda V ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh komisariat KAMMI se-Papua Barat, yakni Komisariat Manokwari, Komisariat Fakfak, dan Komisariat Sorong Raya selaku tuan rumah. Rangkaian acara meliputi sidang pleno laporan pertanggungjawaban pengurus, sidang komisi yang membahas isu-isu strategis kepemudaan, dan pemilihan ketua baru yang akan menahkodai KAMMI Papua Barat ke depan.
Dengan semangat regenerasi, Musda ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pemimpin muda yang tidak hanya visioner, tetapi juga siap membawa perubahan nyata dan berdampak bagi tanah Papua. (TU.01)