tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak kembali menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, khususnya petani pekebun pala. Melalui Dinas Perkebunan, bantuan bibit pala langsung disalurkan ke lokasi kebun sebagai jawaban atas aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses DPRK Bidang Ekonomi.
Aspirasi tersebut muncul dari para petani yang telah menyiapkan lahan tanam dan membutuhkan dukungan bibit untuk memperluas areal perkebunan pala. Dalam reses tersebut, Ketua Komisi II DPRK Fakfak, Amin Samai, ST, bersama anggota, secara tegas meminta adanya langkah konkret dari pemerintah daerah.
“Kami melihat kesiapan petani sudah ada, lahannya sudah tersedia. Maka bantuan bibit harus segera diberikan agar semangat mereka tidak terhambat dan pengembangan pala unggul bisa berjalan lebih cepat,” ujar Amin.
Menanggapi hal itu, Dinas Perkebunan Fakfak langsung bergerak. Melalui program GERTAK (Gerakan Tanam Komoditas Unggulan), bibit pala disiapkan dan didistribusikan langsung ke kebun milik kelompok tani penerima manfaat.
Untuk tahap awal, bantuan diberikan kepada dua kelompok tani dengan luasan masing-masing dua hektare. Setiap kelompok menerima 100 bibit pala yang disalurkan dengan tetap memperhatikan standar jarak tanam dan kesiapan lahan.
Kepala Dinas Perkebunan Fakfak melalui Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Perkebunan (PSP), Petrus A. Triadmodjo, SP., ME, menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong program strategis Pala Unggul.
“Kami sangat mengapresiasi hasil reses DPRK yang benar-benar menyerap kebutuhan riil petani. Dengan dukungan program GERTAK, kami tidak menunggu lama untuk bertindak. Bibit langsung kami siapkan dan kami antar ke kebun agar segera ditanam,” jelas Petrus.
Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar stimulan, melainkan pemicu bagi petani untuk semakin mandiri dan produktif.
“Kami ingin bantuan ini menjadi pemacu semangat. Ketika lahan sudah siap dan ada kesungguhan untuk menanam, petani bisa langsung mengusulkan kebutuhan bibit tanpa harus menunggu program besar. Pemerintah akan selalu hadir bagi mereka yang punya inisiatif dan komitmen,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap langkah ini dapat melahirkan kebun-kebun pala baru yang produktif serta memperkuat posisi Fakfak sebagai salah satu daerah penghasil pala unggulan di Indonesia.
Respons cepat pemerintah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu penerima bantuan, Ismail Sasim, mengaku terharu dengan kecepatan tindak lanjut yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada DPRK dan Dinas Perkebunan. Aspirasi kami baru disampaikan, tidak sampai sehari sudah ditindaklanjuti. Bibitnya langsung sampai di kebun. Ini membuat kami semakin semangat untuk menanam,” ungkap Ismail.
Langkah ini menjadi bukti bahwa sinergi antara DPRK, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menghadirkan pelayanan yang efektif dan tepat sasaran. Tidak hanya berhenti pada perencanaan, pembangunan sektor perkebunan di Fakfak kini semakin nyata melalui aksi langsung di lapangan.
Dengan dukungan yang cepat dan tepat, diharapkan bibit-bibit pala yang ditanam hari ini akan tumbuh menjadi sumber penghidupan berkelanjutan bagi petani, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah di masa depan. (TU.01)










