tagarutama.com, Jakarta – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Mugiyanto, menyerahkan santunan kepada keluarga korban Peristiwa Mei 1998 di Klender, Jakarta Timur, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini digelar menjelang bulan Ramadhan dalam rangka acara munggahan dan silaturahmi bersama warga Jatinegara Kaum.
Santunan yang diberikan berupa paket sembako kepada keluarga korban yang anggota keluarganya hilang maupun meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Mal Klender pada Mei 1998.
Selain keluarga korban tragedi Mei 1998, acara tersebut juga dihadiri korban dan keluarga korban peristiwa 1965, peristiwa Tanjung Priok, serta sejumlah kasus pelanggaran HAM lainnya.
Dalam sambutannya, Mugiyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi antara pemerintah dan para korban pelanggaran HAM berat.
“Agenda ini merupakan silaturahmi antara pemerintah dan korban serta keluarga korban pelanggaran HAM, sekaligus menyampaikan perkembangan terbaru terkait upaya pencarian keadilan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, negara telah mengakui dan menyampaikan penyesalan atas sejumlah pelanggaran HAM berat masa lalu. Upaya penyelesaian, menurutnya, telah dimulai dan kini dilanjutkan oleh Kementerian HAM.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah pemulihan sosial dan ekonomi korban, yang akan diikuti dengan bentuk pemulihan lain secara bertahap agar lebih komprehensif.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kementerian HAM dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Usai acara, Mugiyanto juga mengunjungi rumah salah satu keluarga korban untuk berdialog mengenai persoalan sosial yang masih dihadapi serta harapan mereka terhadap pemerintah.
Ia menjelaskan, saat ini Kementerian HAM tengah melakukan verifikasi data korban yang sebelumnya dirilis oleh Komnas HAM, sekaligus mendata kebutuhan korban pelanggaran HAM berat guna mendukung proses pemulihan yang berkelanjutan.
(TU/JM)










