Sinergi Teluk Bintuni dan Fakfak: Wujudkan Papua Barat sebagai Sentra Pala Unggulan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024 - 03:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

15 Pekebun asal Teluk Bintuni Kunjungan ke Global Spices Papua, pengolah pala berkualitas ekspor. Tujuan kunjungan ini guna memperluas wawasan belajar teknik budidaya yang benar agar produktivitas meningkat signifikan terutama komoditi lokal seperti Pala.

15 Pekebun asal Teluk Bintuni Kunjungan ke Global Spices Papua, pengolah pala berkualitas ekspor. Tujuan kunjungan ini guna memperluas wawasan belajar teknik budidaya yang benar agar produktivitas meningkat signifikan terutama komoditi lokal seperti Pala.

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Pertanian terus berkomitmen mendorong produktivitas komoditas unggulan daerah, khususnya pala. Kolaborasi dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, yang dikenal sebagai “Kota Pala”, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pekebun lokal di Teluk Bintuni.

Kegiatan edukasi ini mencakup dua segmen utama, yakni penyajian materi pelatihan dan kunjungan lapangan. Dalam sesi materi, para pekebun dibekali pengetahuan seputar pemilihan bibit unggul Pala Tomandin, teknik pemeliharaan berkelanjutan, pengendalian hama, serta strategi pengolahan hasil panen berkualitas.

Baca Juga : Fakfak Jadi Magnet Edukasi Pala, 15 Pekebun Teluk Bintuni Berguru Teknik Budidaya Pala Tomandin

Sementara itu, sesi kunjungan lapangan yang dilaksanakan selasa (17/12/2024) memberikan pengalaman langsung melalui kegiatan:

  1. Observasi kebun bibit di Air Besar;
  2. Kunjungan ke penangkaran pala Prima Karya;
  3. Peninjauan blok penghasil tinggi Pala Tomandin di Kadamber;
  4. Interaksi dengan pekebun lokal; dan
  5. Kunjungan ke Global Spices Papua, pengolah pala berkualitas ekspor.
Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Inspeksi Pedagang Pengepul Pala

Sekretaris Dinas Pertanian Teluk Bintuni, Yanuarius Baru, S.Hut, menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk memperluas wawasan pekebun. “Fakfak adalah contoh nyata bagaimana pala menjadi tulang punggung ekonomi dan identitas budaya. Kami ingin petani Teluk Bintuni belajar teknik budidaya yang benar agar produktivitas meningkat signifikan,” ujar Yanuarius.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Sawit Bomberay dan Tomage Jadi Produk Andalan Daerah

Menurutnya, dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak akan memastikan ilmu yang diperoleh bisa diimplementasikan. “Kami optimistis Teluk Bintuni dapat menjadi produsen pala terbesar di Papua Barat dengan kualitas yang bersaing di pasar nasional dan internasional,” tambahnya.

Generasi Milenial Dorong Modernisasi Pala

Yanuarius juga menyoroti peran generasi petani milenial dalam modernisasi sektor perkebunan. “Generasi muda harus kita dorong untuk terlibat aktif. Dengan inovasi dan semangat mereka, budidaya pala akan semakin maju dan berkelanjutan,” tuturnya.

Dengan sinergi antara Teluk Bintuni dan Fakfak, diharapkan budidaya pala dapat menjadi tulang punggung ekonomi yang berkelanjutan dan membangun kesejahteraan masyarakat lokal. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru