Penyaluran Bantuan Sosial Tahun 2024 di Fakfak Hadapi Beragam Kendala

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 02:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Cabang Pembantu PT Pos Indonesia Fakfak, Husin Iribaram saat ditemui wartawan.

Kepala Cabang Pembantu PT Pos Indonesia Fakfak, Husin Iribaram saat ditemui wartawan.

tagarutama.com, Fakfak – Penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui PT Pos Indonesia Cabang Pembantu Fakfak menghadapi berbagai tantangan. Kepala Cabang Pembantu PT Pos Indonesia Fakfak, Husin Iribaram, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penerima bansos sering menjadi kendala utama. Bantuan sosial yang disalurkan meliputi Bantuan Yatim Piatu (YAPI), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Ketika masyarakat berbondong-bondong datang ke kantor pos untuk mencairkan bantuan, hal ini menyebabkan antrean panjang dan melambatnya proses pelayanan. Untuk mengatasi masalah ini, kami menambah jumlah petugas dengan melibatkan pegawai internal dan tenaga harian lepas,” jelas Husin.

Baca Juga :  Fraksi Amanat Bintang Sejahtera Minta Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak Perhatikan Nelayan Korban Kehilangan Mesin Johnson di Kampung Faur

Namun, kendala utama lainnya adalah tenggat waktu penyaluran yang sangat singkat. Pada tahun 2024, hampir 400 keluarga penerima manfaat terpaksa dana bantuannya dikembalikan ke pemerintah pusat karena tidak sempat dicairkan. “Ini menjadi beban bagi kami, karena bantuan ini sifatnya harus disalurkan. Namun, waktu yang terbatas seringkali menjadi kendala,” tambahnya.

Baca juga : Kepala KUA Fakfak: Pasangan Nikah Tanpa melalui KUA Wajib Lewati Proses Itsbat untuk Dapatkan Buku Nikah

Kurangnya informasi yang sampai ke masyarakat juga menjadi salah satu penyebab keterlambatan. Banyak penerima manfaat tidak mengetahui jadwal pencairan, sehingga mereka tidak sempat mengambil bantuan tepat waktu.

Baca Juga :  Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Dengan berbagai tantangan tersebut, Husin berharap di tahun 2025 proses penyaluran dapat dilakukan lebih terencana dan tidak terburu-buru, sehingga hak masyarakat dapat terpenuhi tepat waktu. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah
Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIT

Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT