Fraksi Amanat Bintang Sejahtera Minta Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak Perhatikan Nelayan Korban Kehilangan Mesin Johnson di Kampung Faur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 13:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara sekaligus Ketua Fraksi ABS Imam, S.Pd.I menyampaikan pandangan Akhir fraksi ABS terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2024 (Dok. Sekwan Fakfak)

Juru bicara sekaligus Ketua Fraksi ABS Imam, S.Pd.I menyampaikan pandangan Akhir fraksi ABS terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2024 (Dok. Sekwan Fakfak)

tagarutama.com, Fakfak – Fraksi Amanat Bintang Sejahtera (ABS) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Fakfak menyampaikan rekomendasi penting kepada pemerintah daerah terkait musibah yang dialami masyarakat nelayan di Kampung Faur, Distrik Karas. Hal itu dituangkan dalam point ke 4 rekomendasi Fraksi ABS pada pandangan akhir fraksi ABS DPR Kabupaten Fakfak terhadap rancangan peraturan daerah tentang anggaran dan pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) Kabupaten Fakfak tahun anggaran 2024.

Fraksi ABS yang berisi gabungan dari beberapa partai yaitu Partai PAN, PBB dan PKS dengan Imam, S.Pd.I dari PKS selaku Ketua Fraksi, Abdul Karim Woretma, SH. M.Si dari PAN selaku Wakil Ketua Fraksi, Erni Fajar Wa Ode, S.AK dari PBB selaku Sekretaris Fraksi, Muhammad Amin Samai, S.AP dari PKS selaku Anggota Fraksi dan Abdul Rahman, SP dari PBB selaku anggota Fraksi.

Baca Juga :  Panen Bersama Kelompok Samai Sekru Tuare, Wujud Apresiasi untuk Petani Penjaga Mutu Pala Fakfak

Dalam rekomendasi tersebut yang disampaikan saat sidang paripurna Senin, 30 September 2024 di gedung paripurna DPR Kabupaten Fakfak, Fraksi Amanat Bintang Sejahtera mengungkapkan adanya kehilangan 15 unit mesin Johnson 15 PK yang sangat berdampak pada kehidupan masyarakat setempat, yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.

Baca juga : Pandangan Umum Fraksi Amanat Bintang Sejahtera Terhadap Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Fakfak Tahun Anggaran 2024

Kehilangan mesin perahu ini membuat masyarakat Kampung Faur kesulitan dalam menjalankan aktivitas nelayan mereka, yang merupakan sumber utama mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Fraksi Amanat Bintang Sejahtera menekankan pentingnya perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Fakfak untuk segera menangani masalah ini, karena situasi ini merupakan musibah yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat secara langsung.

“Masyarakat yang kehilangan mesin Johnson tersebut sangat memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah, karena ini menyangkut kelangsungan hidup keluarga mereka. Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi atau bantuan yang memadai,” ujar Imam, S.Pd.I juru bicara sekaligus Ketua Fraksi Amanat Bintang Sejahtera.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan dan MPIG Perketat Pengawasan Pala Tomandin Fakfak: Larangan Beli Sebelum Waktu Panen

Fraksi Amanat Bintang Sejahtera mengusulkan agar pemerintah daerah memberikan bantuan atau program pemulihan yang dapat membantu masyarakat nelayan yang terkena dampak, sehingga mereka dapat kembali melanjutkan aktivitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

Baca juga : Asosiasi Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak: Perketat Pengawasan Kualitas Produk Pala Tomandin

Rekomendasi ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah kabupaten Fakfak, mengingat peran penting sektor perikanan bagi perekonomian masyarakat di Kampung Faur. Fraksi Amanat Bintang Sejahtera berharap langkah cepat dan tepat dapat diambil guna meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah ini. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru