Sambut HUT RRI ke-80, Kolaborasi RRI dan Dinas Perkebunan Tanam Pala Tomandin dan Kelapa di Kawasan Reklamasi Thumburuni

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 14:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Beberapa unsur muspida terlibat berkolaborasi dalam penanaman pala dan kelapa di kawasan Reklamasi Tumbhuruni dalam rangka HUT RRI ke 80.

Foto. Beberapa unsur muspida terlibat berkolaborasi dalam penanaman pala dan kelapa di kawasan Reklamasi Tumbhuruni dalam rangka HUT RRI ke 80.

tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Radio Republik Indonesia (RRI) tahun 2025, RRI Fakfak berkolaborasi dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak melakukan aksi penghijauan di ruang terbuka hijau (RTH) Kyai Ma’ruf dan sepanjang pesisir jalan reklamasi Thumburuni, Fakfak.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait sebagai upaya menghijaukan kawasan Central Business District (CBD) reklamasi yang dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi dan komersial. Jenis tanaman perkebunan yang ditanam antara lain pala Tomandin dan kelapa genjah entok, varietas kelapa pendek yang cepat berbuah.

Baca Juga : Retribusi Pala Fakfak Tembus Rp 251 Juta, Perdagangan Antar Pulau Capai 1.272 Ton

Acara diawali dengan jalan santai dan penanaman bersama, dilanjutkan dengan atraksi seni budaya untuk memeriahkan momentum HUT RRI.

Baca Juga :  LP3BH Manokwari Kritisi Dugaan Keterlibatan Oknum Jaksa dalam Kasus TPPU

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menjelaskan bahwa penanaman pala dan kelapa ini bukan sekadar penghijauan, tetapi juga bentuk pelestarian identitas lokal.

“Kami sengaja memilih tanaman pala sebagai komoditas unggulan daerah dan kelapa sebagai tanaman endemik yang dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir. Kehadirannya di ruang reklamasi diharapkan menjadi simbol ekonomi, budaya, dan identitas masyarakat Fakfak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Widhi menegaskan pentingnya menghadirkan tanaman khas daerah di kawasan reklamasi.

“Pala Tomandin telah mendapatkan hak paten indikasi geografis sebagai tanaman asli Fakfak. Ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga, lestarikan, sekaligus menjadi penguat ekonomi. Begitu pula kelapa, yang lekat dalam berbagai prosesi budaya dan kehidupan masyarakat pesisir Fakfak,” tambahnya.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRK Fakfak Imam, S.PdI Serap Aspirasi Guru PAUD, Soroti Honor dan Fasilitas Pendidikan

Pada kesempatan ini ditanam 6 pohon pala Tomandin dan 16 pohon kelapa di kawasan CBD reklamasi Thumburuni. Aksi ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam menciptakan ruang hijau yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat makna.

“Menanam itu mudah, tetapi merawat membutuhkan tanggung jawab bersama. Karena itu mari kita jaga dan rawat apa yang telah ditanam, agar CBD reklamasi benar-benar menjadi ruang kebanggaan masyarakat Fakfak,” tutup Widhi. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru